Tidak Hanya Transfer Ilmu Pengetahuan, Mas Tamam Harap Guru Bisa Jadi Teladan

KM.ID | PAMEKASAN — Guru memiliki peran vital dalam pembentukan karakter generasi muda. Tidak hanya soal transfer ilmu saja, melainkan harus bisa menjadi teladan.

 

Hal itu diungkapkan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat mengisi sambutan dalam acara Belajar Bersama di Museum Madhilaras yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Kamis (30/9/2022).

 

“Guru harus jadi teladan, agar bisa menjadi contoh yang baik bagi muridnya,” ungkap Bupati Baddrut.

 

Tidak hanya perilaku, tambahnya, hingga urusan penampilan sehari-hari. Seorang guru harus berbeda dengan lainnya, terutama dalam bertutur kata.

 

Politisi Partai PKB itu juga mengimbau agar para guru mengajar siswa dengan penuh kasih sayang. Agar tidak hanya transfer ilmu yang dilakukan, namun juga kebanggaan menjadi guru bisa dirasakan.

Baca Juga:  Realisasi Capaian APBD Kabupaten Sumenep Dinilai Wajar

 

“Jangan samakan dengan profesi lainnya,” tegas mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

 

Dalam kegiatan yang dikemas dengan seminar kebudayaan itu, Mas Tamam mengungkapkan tiga hal yang tidak boleh dibuat main-main dalam pelaksanaannya.

 

Pertama, pendidikan tidak boleh dibuat main-main sebab menyangkut pembentukan generasi masa depan. Guru harus memastikan siswa mempunyai keinginan kuat menggapai cita-citanya.

 

“Kalau pendidiknya tidak serius dalam mengajar, tentu ini akan berperangaruh terhadap baiknya generasi mendatang,” ungkapnya.

 

Kedua, ibadah merupakan hal mendalam dan media untuk berkomunikasi dengan sang pencipta. Tidak sepantasnya dijadikan main-main dalam kehidupan.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan telah Salurkan Beasiswa untuk 4. 656 Santri dan Mahasiswa

 

“Jangan harap hidup kita bahagia, jika soal ibadah saja kita sudah tidak serius,” ungkapnya.

 

Kemudian yang ketiga, hubungan dengan keluarga, relasi, tetangga dan teman itu harus dijaga baik-baik dan tidak boleh dibuat main-main.

 

Sebab, menurut Mas Tamam, jika hubungan dengan lingkungan saja disepelekan, maka bisa dipastikan hidupnya tidak akan tentram. “Jaga baik-baik komunikasi dengan lingkungan,” pungkasnya.

 

Reporter: M. Arif

 

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *