oleh

Tidak Pakai Masker Sanksi Bersihkan Taman dan Masjid Agung Bangkalan

Kabarmadura.id/Bangkalan– Penertiban peraturan bupati (Perbup) nomor 63 tahun 2020 terus digalakkan. Dari hasil penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan setidaknya ada 175 pelanggar. Dimana pelanggar protokol kesehatan itu rata-rata tidak menggunakan masker dalam kegiatan sehari-hari.

Kepala bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Bangkalan Urip Riyanto mengatakan, setidaknya dalam sehari pihaknya bisa menjaring 35 pelanggar. Untuk masing-masing pelanggar protokol kesehatan tersebut diberikan sanksi sosial. Sanksi sosial  seperti terhadap 17 pelanggar yakni dengan membersihkan taman Paseban dan Masjid Agung Bangkalan.

“Sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi baik kepada pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD), pasar tumpah dan para pengusaha mengenai kewajiban menerapkan perbup ini,” ujarnya, Kamis, (10/9/2020).

Lebih lanjut Urip menyampaikan, dari hasil evaluasi sementara masih banyak masyarakat yang mokong tidak memakai masker atau menerapkan protokol kesehatan. Kebanyakan, pelanggar ini para pemuda dengan alasan lupa tidak membawa masker dan mengaku sesak nafas.

“Pagi ini tim satu sudah dapat 11 orang. Bahkan pembagian masker yang kami sediakan bagi pelanggar hanya sisa 5 sampai 10 saja,” imbuhnya.

Razia masker di pusat keramaian ini, kata Urip, dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama yakni pagi hari mulai pukul 8 pagi dan siang pukul 14.00. Sementara titik pusat keramaian yang dia razia ada tiga titik, mulai dari Kecamatan Bangkalan, Burneh dan Kamal.

“ Pelaksanaannya sesuai perbup mulai 1 April hingga 1 Oktober, tujuan penertiban ini agar masyarakat jera dan tidak mengulangi lagi,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pelanggar yang diberikan sanksi oleh penegak kedisiplinan protokol kesehatan Maryein mengaku, jika dirinya sedang terburu-buru. Sehingga lupa memakai masker.

“Lupa tadi gak bawa dari rumah,” kata lelaki dari Desa Buluh, Socah.

Sedangkan, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menuturkan, pemerintah secara terus menerus melakukan penyesuaian aturan dan protokol kesehatan. Dia juga mengajak seluruh masyarakat agar tetap mengedepankan pola hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan (protkes) Covid-19.

Ra Latif (sapaan akrabnya) berharap masyarakat agar tetap menggunakan alat pelindung diri. Seperti menggunakan masker saat keluar rumah, rajin cuci tangan gunakan sabun, batasi kontak fisik dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Memerangi situasi ini dibutuhkan kerjasama seluruh pihak. Kami akan terus gelorakan penerapan protokol kesehatan sebagai upaya untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed