oleh

Tidak Sebanding dengan Kinerja, Satpol PP Keluhkan Minimnya Anggaran Operasi

Kabarmadura.id/SUMENEP-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep mengeluhkan minimnya anggaran operasional. Sebab dinilai tidak sebanding dengan berbagai tugas yang harus dijalankan, sementara anggarannya minim.

Kepala Satpol PP Sumenep Purwo Edi Prasetia mengatakan, kegiatan penertiban umum dan ketenteraman masyarakat sebagai pelaksanaan tugas sentral pihaknya dengan melakukan operasi. Tetapi, disisi lain untuk melaksanakan tugas itu anggarannya minim.

“Kami terus gerak cepat untuk melakukan operasi dan dan tugas lainya. Tetapi, minim anggaran. Sehingga, para pasukan juga sabar dalam menghadapi semua pekerjaan tersebut,” katanya, (31/08).

Salah satu tugas di lapangan yang harus dilakukan, diantaranya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang terkesan selalu kucing-kucingan dengan para PKL. Misalnya ketika melakukan razia di satu kawasan, begitu selesai dirazia, beberapa jam berikutnya PKL menggelar lapak lagi.

Kemudian, pada waktu melakukan operasi di kos-kosan juga membutuhkan kesabaran ekstra.

Sementara Kepala Bidang Penertiban Umum Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Sumenep Fajar Santoso mengatakan, anggaran yang ada di pihaknya dalam satu tahun dalam melakukan operasi hanya Rp120 juta.

Namun setelah direkofusing menjadi Rp70 juta dalam satu tahun. Sementara pihaknya harus bekerja siang dan terkadang juga harus bekerja di malam hari.

Dia mengakui terkadang, Satpol PP juga kesulitan mengatasi keberadaan gelandangan dan pengemis serta anak jalanan. Terlebih ketika setelah dirazia kembali lagi. (imd/ong)

Komentar

News Feed