oleh

Tidak Semua Guru Honorer Peroleh Insentif

Kabarmadura.id/Pamekasan -Meski Pemerintah Kabupaten Pamekasan, berjanji akan memberikan insentif senilai Rp600 ribu pada guru honorer non kategori dua (K2), namun tidak semua guru honorer non K2 akan memperoleh dana insentif yang direncanakan diberikan setiap satu tahun sekali itu.

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e menyampaikan, pemberian insentif Rp600 itu hanya diberikan kepada guru honorer yang mengajar di sekolah negeri di bawah Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan.

Hal itu harus dilakukan, setelah pihaknya melakukan beberapa pertimbangan dan melihat postur anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Gerbang Salam tersebut.

“Pemberinanya khusus non kontrak, non K2, hanya kami beri insentif Rp600 ribu setiap tahunnya,” paparnya, kemarin (5/11)

Dia juga memaparkan, jumlah guru honorer non K2  yang akan menerima insentif itu sebanyak  8.440 orang, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) Negeri, hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pamekasan.

Mengenai mekasinisme penyaluran insentif itu, nanti pihaknya akan memberikan kepada para penerima menjelang hari raya agar supaya pemanfaatannya dirasakan lebih barokah oleh masyarakat.

Dia berharap, dengan adanya insentif tambahan dari pemerintah daerah kepada setiap guru, setidaknya bisa mengurangi beban perekonomian para guru yang sudah menjadi pahlawan pendidikan.

“Kedepannya akan lebih ditingkatkan pemberian insentifnya dengan melihat kekuatan atau kemampuan APBD Pamekasan,” janjinya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sudah bisa membiayai guru kontrak agama sebanyak 246 orang sebesar Rp600 ribu perbulan. Guru kontrak  guru PJOK sebanyak 53 orang dengan jumlah insentif Rp600 ribu per orang. Guru K2 sebanyak 580 orang sejumlah Rp1 juta setiap bulannya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed