oleh

Tidak Sesuai Keinginan Pedagang, Kios Dibongkar

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pamekasan, akan melakukan pembongkaran terhadap kios Pasar Palengaan yang baru dibangun pada 2018 lalu. Hal itu harus dilakukan lantaran prototype pembangunan tidak sesuai dengan keinginan pedagang.

Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Pamekasan Imam Hidajat mengatakan, pembongkaran bangunan kios pasar terletak pada meja beton.

Meski diakui bangunan sudah sesuai dengan prototype dari pemerintah pusat, namun hal itu diprotes oleh pedagang lantaran tidak sesuai dengan keinginan para pedagang.

“Pedagang tidak mau menempati, itu kan ada mejanya, mereka menginginkan dibongkar, jadi minggu depan ini rencana mau dibongkar,” ungkapnya, Minggu (4/10/2020).

Dia menjelaskan, ada 50 kios yang harus dibongkar lantaran tidak sesuai dengan keinginan pedagang. Pihaknya terpaksa menganggarkan kegiatan pembongkaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan, agar pedagang bisa memanfaatkan kios tersebut.

Pihaknya mengungkapkan, awalnya pihaknya menganggarkan Rp50 juta untuk pembongkaran kios itu, hanya saja karena ada rasionalisasi, anggaran pembongkaran menjadi 35 juta.

Pihaknya menegaskan, pembongkaran bangunan kios tidak akan menyalahi aturan, sebab sudah ada serah terima antara pemerintah pusat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Bahkan pembongkaran sudah mendapatkan izin secara tertulis dari pemerintah pusat.

Imam mengungkapkan, dari 400 pedagang Pasar Palengaan yang terdata, hanya ada 50 pedagang yang akan menempati bangunan kios itu. Pihaknya memastikan, pembongkaran tidak akan mengganggu aktivitas perdagangan di Pasar Palengaan.

“Apalagi selama ini para pedagang belum mau menempati, mereka memilih berjejer di luar area kios yang disediakan,” pungkasnya.  (rul/pin)

Komentar

News Feed