oleh

Tidak Sesuai Komponen, Warga Sampang Keluhkan Pencairan PKH

Kabarmadura.id/Sampang-keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Sampang, mengeluhkan pencairan dana bantuan PKH yang tidak sesuai dengan komponen penerima yang ada.

Muriah, salah seorang KPM PKH mengatakan, sebelumnya dana PKH tersebut sesuai dengan komponen yang ada, namun saat ada sistem baru nominal yang didapat tidak sesuai dengan komponen.

“Komponen ada yang MI, MTS, SMA, namun pendapatannya tidak sesuai, padahal katanya ada kenaikan untuk saat ini, namun kemarin saat saya melakukan pencairan hanya isi Rp250 ribu, padahal kalau biasanya mendapatkan Rp1,1 juta,” ungkapnya, Selasa (21/4/2020).

Menyikapi hal itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang Sri Sunarsih mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan tentang nominal dana PKH dengan sistem pencairan satu bulan tersebut.

Sehingga jika nominal yang dicairkan tidak sesuai dengan komponen yang ada, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab pihaknya mengaku, belum melakukan monitoring ke bawah untuk mengecek dana yang masuk terdadap KPM PKH.

“Kami belum tahu sistem pencairannya seperti apa, karena kami belum turun lapangan, namun jika memang tidak sesuai dengan komponen datanya bisa dikirim agar kami cek melalui operator,” tuturnya.

Dirinya menyebut, jika mengacu pada sistem pancairan tiga bulan sekali, seharusnya tiga komponen dalam KPM PKH, berupa SD, SMP, SMA, menerima dana bantuan lebih dari Rp1 juta. Dengan rincian, SD Rp900 ribu, SMP Rp1,5 juta, SMA Rp2 juta. Dimana dalam satu tahun, dana itu dibagi menjadi 4 kali pencairan.

“Berarti kalau pendapatannya hanya Rp250 ribu, berrati hanya satu komponen yang masuk,” pungkasnya. (mal/pin)

 

Komentar

News Feed