oleh

Tidak Setor SPJ, Disdik Sumenep Tunda Pencairan BOS

KABARMADURA.ID, Sumenep -Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep belum mencairkan  bantuan operasional sekolah (BOS) tahap ketiga. Salah satu indikasinya sekolah atau lembaga lambat menyelesaikan surat pertanggung jawaban (SPJ) hasil belanja. Hal ini diungkapkan, Kadisdik Sumenep Carto. Kamis (8/10/2020).

Ia  menyampaikan, tidak akan merekomendasisekolah yang memang terkesan abai terhadap laporan hasil belanja pada tahap sebelumnya. “Kami sudah membuat desk, segala persyaratan yang harus diselesaikan untuk proses pencarian BOS, baik kinerja, afirmasi, dan yang lainnya, maka kami tidak akan mencairkan terlebih dahulu,”ujarnya.

Menurutnya,  meskiuang sudah masuk dalam rekening sekolah, akan tetapi pelaporan belum rampung, maka uang tersebut tidak bisa dicairkan. Sebab untuk proses pencairannya dibutuhkan rekomendasi.

Padahal proses pelaporan serba dipermudah, cukup menyetor laporan berbentuk file dan di upload langsung. Sehingga tidak usah datang langsung ke kantor disdik atau menyetorkan secara manual. “Gak usah manual, tapi kami batasi hari ini terakhir, karena kalau tidak ada deadline itu mereka tidak peduli, terlebih swasta. Kami sudah menyampaikan berkali-kali, biar segera dibelanjakan,” paparnya.

Ia menambahkan, sekolah memang dituntut untuk memberikan laporan yang valid. Jika laporan belanja tidak sesuai denganSPJ, maka pencairan dana BOS tidak bisa dilakukan. “Ini dilakukan untuk meminimalisir penyalahgunaan dana yang bersumber dari BOS,” tegasnya. .

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Sumenep Samiuddin menyampaikan, pendidikan memang harus menjadi percontohan dalam berbagai hal, termasuk dalam menuntaskan segala persoalan terlebih berhubungan dengan keuangan sekolah.

Selain itu, sekolah yang belum menyerahkan  SPJ, untuk sementara waktu pencairannya ditunda terlebih dahulu. Dampak dari lambatnyapencairan BOS berakibat pada tertundanya pembelanjaan buku pelajaran.

“Apalagi di masa saat ini, pernak-pernik sekolah masih terganggu Covid-19, maka sekolah memang diuji. Maka seperti SPJ harus segera, biardana direalisasikan nanti,” paparnya. (ara/ito)

 

Komentar

News Feed