oleh

Tidak Update, 3.749 KPM BPNT di Kabupaten Sampang Dihapus

Kabarmadura.id/Sampang-Sebanyak 3.749 keluarga penerima manfaat (KPM) program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kabupaten Sampang, terhapus secara otomatis. Penghapusan itu dilakukan oleh pemerintah pusat, lantaran data penerima BPNT itu tidak diperbaharui.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang M. Nashrun mengatakan, setiap tahun data penerima BPNT di wilayahnya terus berkurang.

Diungkapkannya, pada April lalu, ada sekitar 90 KPN BPNT yang terhapus. Kemudian pada Mei sampai Juni ada sebanyak 3.749 yang dihapus. Penghapusan itu dilakukan lantaran data kependudukan KPM tidak diperbaharui.

“Problemnya ini karena data kependudukam tidak diperbaharui,” ungkapnya, Rabu (22/7/2020).

Ditambahkannya, kejadian itu bermula saat Kementerian Sosial (Kemensos) mensinkrongkan data penerima bantuan dengan Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil. Akibatnya, banyak data KPM yang tidak masuk dalam data kependudukan lantaran tidak diupdate.

“Data itu harus diperbaharui lima tahun sekali, jika tidak diperbaharui tidak terditeksi di sistem aplikasi sistem informasi kesejahteraan sosial next generation (SIKS-NG), sehingga meski mau diajukan ulang tertolak,” imbuhnya.

Kendati demikian, kedepan pihaknya berjanji akan memperbaiki data-data KPM BPNT. Sebab jika dilakukan pembaharuan, pihaknya meyakini penghapusan tidak akan bertambah.  Dirinya mengungkapkan, adapun kuota penerima BPNT di Kabupaten Sampang ini sebanyak 130 ribu, tapi sekarang tinggal 104 ribu.

“Sekarang sudah hilang 26 ribu, jika dibiarkan ini akan terus bertambah,” tandasnya.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Sampang Moh. Iqbal Fatoni menuturkan, penghapusan secara otomatis itu lantaran tidak ada pembaharuan data. Sehingga jika seperti ini yang menjadi korban adalah masyarakat.

“Jika seperti ini kan korbannya masyarakat. Saya harap kedepan data kependudukan di Sampang harus diperbaharui,” singkatnya. (mal/pin)

 

Komentar

News Feed