Tiga Armada Pengangkut Sampah di Bangkalan Rusak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MENUA: Kerusakan tiga armada truk pengangkut sampah di Bangkalan berdampak terhadap keoptimalan pengangkutan sampah di beberapa tempat pembuangan sementara (TPS).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Keoptimalan pengangkutan sampah di wilayah Kabupaten Bangkalan mulai bermasalah. Kondisi ini diakibatkan, lantaran tiga armada truk pengangkut sampah rusak. Sedangkan total armada truk pengangkut sampah sebanyak 11 kendaraan. Sehingga saat ini yang hanya difungsikan hanya 8 armada.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan Yudistiro mengatakan, kendaraan pengangkut sampah yang biasa beroperasi mengalami kerusakan. Sehingga banyak sampah masih tersisa di tempat pembuangan sementara (TPS).

Bacaan Lainnya

“Iya, penyebabnya karena truk yang biasa digunakan rusak, jadi ada yang harus double untuk mengangkut sampah di TPS,” ujarnya, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya, kerusakan armada truk memang wajar. Sebab, sebagian besar kendaraan tersebut sudah lama beroperasi.  Sehingga ada beberapa sparepart yang harus diganti dan diperbaharui. Sedangkan setiap kendaraan pengangkut sampah sudah memiliki wilayah operasional masing-masing.

“Hanya tinggal 8 kendaraan. Karena tiga kendaraan kondisinya memang sudah tidak layak pakai. Jadi jika salah satu rusak, maka wilayah operasinya harus digantikan dan dibantu kendaraan lain. Kondisi inilah, mengakibatkan banyak sampah tidak bisa diangkut dengan bersih,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, untuk perbaikan tiga kendaraan rusak masih menunggu hasil peninjauan anggaran kembali (PAK). Sehingga belum bisa memperkirakan kepastian perbaikannya. Bahkan belum diketahui pasti biaya yang dihabiskan untuk perbaikan tiga kendaraan tersebut.

“Insyaallah tahun 2021 nanti akan diperbaiki. Kami juga menunggu anggaran usai PAK, baru nanti bisa memperkirakan berapa yang akan dialokasikan,” tegasnya.

Sementara itu, warga Desa Kamal Bangkalan Husni Kurnia mengaku, beberapa minggu terakhir TPS di sekitar Telang dan Kamal cukup menumpuk dan berserakan. Padahal sebelumnya biasanya bersih. Selain itu, banyaknya sampah yang berada di berbagai titik cukup menuai keluhan warga setempat.

“Kadang warga membakarnya di pinggir jalan, sehingga asapnya menutupi jalan. Padahal jika terus dibiarkan, nanti juga akan berbahaya. Apa memang sengaja tidak dibersihkan semua atau bagaimana, saya juga belum tahu, tapi saya harap segera ditangani,” harapnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *