Tiga CJH Dipastikan Gagal Berangkat

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Sampang– Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang menyebut, tidak semua calon jamaah haji (CJH) asal Kota Bahari yang sudah melunasi biaya haji tahun ini bisa berangkat ke tanah suci. Pasalnya, menjelang pemberangkatan, ada tiga orang CJH Sampang yang berhalangan tetap atau meninggal dunia dan kecelakaan parah.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Sampang Fathorrahman mengatakan, jumlah CHJ yang akan berangkat tahun ini berkurang. Sebab, ada tiga CJH yang dipastikan gagal berangkat ke tanah suci Makkah.  Dari 408 CJH yang sudah didata untuk berangkat ke tanah suci Makkah dipastikan berkurang sebanyak tiga orang, karena meninggal dunia dan mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tulang.

Kata Fathor (Sapaan Akrabnya), CJH asal Sampang yang meninggal dunia sebelum pemberangkatan ada dua orang dan yang satu orang mengalami kecelakaan. Sehingga 3 orang tersebut gagal berangkat. Akan tetapi ada yang diganti oleh ahli warisnya, ada yang menunda keberangkatan dan ada pula yang memilih mencabut kembali biaya haji yang sudah dibayar.

“CJH yang gagal berangkat tahun ini, ada tiga orang, dua orang karena meninggal dunia, satu karena kecelakaan. Namun satu orang yang meninggal diganti oleh ahli warisnya, satunya dicabut kembali, sedangkan yang kecelakaan ditunda berangkat tahun depan,”ucap Fathor kepada Kabar Madura, Minggu (7/7).

Untuk itu, Fathor menjelaskan, jumlah CJH asal Kabupaten Sampang yang akan diberangkatkan ke tanah suci dalam minggu ini tinggal 406 orang dari total awal 408 orang. Karena yang meninggal diganti oleh ahli warisnya.

“Jadwal pemberangkatkan CJH tahun ini, yakni hari Rabu (10/7/2019) pagi pukul 05:00 WIB berkumpul di depan Pendopo Kabupaten di Jalan Wijaya Kusuma Sampang,”timpalnya.

Dengan demikian, Fathor berpesan kepada para CJH untuk mempersiapkan segala sesuatunya, seperti barang yang akan dibawa tidak sampai melebihi batas ketentuan yang ada. Karena nanti pasti dilakukan pengecekan. Jika melebihi ketentuan, maka otomatis barang bawaan itu dikeluarkan.

Selian itu, pihaknya menghimbau CJH tidak membawa barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam dan sejenisnya, membawa rokok dengan jumlah banyak dan sebagainya.

“Kami harap semua CJH dapat mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku, semisal tidak membawa rokok dan pakaian secara berlebihan, sehingga tidak menghambat proses pengecekan di bandara,”pintanya. (sub/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *