Tiga Hotel di Pamekasan Siap Berikan Servis Terbaik untuk Kafilah MTQ XXIX Jawa Timur

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) IKUT SUKSESKAN: Sejumlah tempat penginapan siap memberikan pelayanan terbaik bagi para MTQ XXIX Jatim.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Jawa Timur kurang 6 hari lagi. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus mematangkan persiapannya. Termasuk beberapa hotel yang menjadi tempat menginap para kafilah. Di antaranya yaitu Hotel Cahaya Berlian, Hotel Frontone, dan Hotel Azana.

Owner Cahaya Berlian Agus Mulyadi mengaku mengaku bangga atas terpilihnya Pamekasan sebagai penyelenggara MTQ XXIX Jatim. Sebab, hal itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya di bidang perhotelan.

Bacaan Lainnya

Bahkan, pihaknya memberikan ruang kepada pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan hasil produksinya di Hotel Berlian. Ia juga mengungkapkan, pihaknya menambah 6 karyawan khusus selama pelaksanaan MTQ. Sehingga jumlahnya menjadi 27 karyawan, dari yang semula hanya 21 karyawan.

“Kalau misalkan ada even besar setiap tahun, kan enak. Bisa menunjang perekonomian masyarakat Pamekasan,” paparnya, Rabu (27/10/2021).

Sementara itu, secara teknis, Manajer Hotel Cahaya Berlian Muhammad Bunamin menyampaikan, persiapan menyambut MTQ sudah mencapai 95 persen. Kafilah yang akan menginap di hotel tersebut yaitu dar Tuban dan Pasuruan. Pihaknya mengaku berkomitmen akan mendukung penuh kesuksesan MTQ XXIX se-Jatim.

“Kami menyediakan 42 kamar dan sudah menyampaikan, bagi yang punya batik dan camilan, istilahnya mau nitip, yang penting dijaga, karena kan banyak tamu yang butuh souvenir, atau oleh-oleh khas Pamekasan,” ungkapnya.

Di sisi lain, General Manajer  Hotel Frontone dan Hotel Azana, Elfindra menyampaikan, persiapan dalam menyediakan fasilitas bagi panitia dan tamu khusus MTQ XXIX Jatim akan terus dimaksimalkan.

“Alhamdulillah, kami siap membangun suatu kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah. Untuk akomodasinya kan di hotel ini, jadi bener-bener kami matangkan, mengondisikan tim agar semuanya benar-benar siap, karena ini tidak hanya nama baik Frontone  tapi Pamekasan,” ulasnya.

Elfindra juga menjelaskan, pihaknya menyediakan 60 karyawan untuk turut menyukseskan perhelatan akbar tersebut. Puluhan karyawan tersebut telah dibekali pengetahuan wisata dan lokasi kuliner Pamekasan. Selain itu, pihaknya menyediakan informasi berbasis digital untuk mempermudah pengunjung hotel.

“Harapannya, Pamekasan bertambah lagi hotel-hotel baru, investor makin banyak masuk. Sehingga, di sini persaingan semakin ketat dan berkualitas,”pungkasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan Daeng Ali Taufik juga menuturkan,  bahwa dari 4 panti asuhan Muhammadiyah, satu panti asuhan dijadikan tempat penginapan kafilah Ngawi.

“Momen MTQ sebagai entry point agar masyarakat bisa lebih mencintai Al-Qur’an, Semakin gemar untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an,” pungkas Daeng.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *