Tiga Kecamatan di Sampang Jadi Wilayah Pusat Kasus DBD

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) WASPADA: Petugas kesehatan melakukan penyemprotan atau fogging  di wilayah penularan demam berdarah dengue (DBD) di Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sampang meningkat sejak musim penghujan. Bahkan, terdapat tiga kecamatan sebagai penyumbang terbanyak atas kasus yang disebabkan dari nyamuk aedes aegypti.

Masing-masing, Kecamatan Torjun, Omben dan Sampang. Tiga kecamatan tersebut mendominasi adanya kasus DBD dari belasan kecamatan lainnya. Hal ini diungkapkan Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang Samsul Hidayat, Kamis (13/1/2022).

Menurutnya, di tahun 2021 laporan kasus DBD di tiga kecamatan secara keseluruhan berjumlah 163 kasus. Dari ratusan kasus itu, kasus paling banyak yakni di Kecamatan Sampang 124 kasus. “Itu tersebar di dua puskesmas. Sebanyak 63 kasus di Puskesmas Kamoning dan 61 kasus di Puskesmas Banyuanyar,” ujarnya.

Sedangkan di Puskesmas torjun sebanyak 19 kasus DBD yang dilaporkan dan ditangani. Kemudian, terdapat 2 kasus di Puskesmas Omben dan 18 kasus DBD di Puskesmas Jrangoan. “Semua data itu yang dilaporkan dan ditangani oleh petugas di puskesmas. Untuk pasien DBD biasanya anak-anak dan remaja di usia 1 sampai 20 tahun,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, tingginya curah hujan menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus tersebut. Sebab, air hujan yang menggenang menjadi sarang nyamuk dan menimbulkan banyak jentik. “Maka dari itu perlu diterapkan pola hidup bersih dan sehat serta rajin menerapkan 3M. Yakni menguras, mengubur dan menutup tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan obat untuk mengatasi jentik nyamuk berupa abate. Obat tersebut dimasukkan kedalam bak mandi ataupun wadah yang berisi air, agar tidak menjadi sarang nyamuk. “Bisa diambil di puskesmas secara gratis,” jelasnya.

Tiga Kecamatan Penyumbang DBD

  • Sampang
    • 124 kasus
  • Torjun
    • 19 kasus
  • Omben
    • 20 kasus

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *