oleh

Tiga Kecamatan di Sampang RawanTerserang DBD

KABARMADURA.ID, Sampang -Tiga kecamatan di Sampang berpotensi terjadi banyak kasus demam berdarah dengue (DBD), yakni Kecamatan Sampang, Kedundung dan Karangpenang.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Hanian Maria mengatakan, dianggap berpotensi wabah DBD,karena tidak maksimalnya drainase di wilayah itu.Selain itu, karena kurangnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Sehingga, untuk menghindari penyakit tersebut, masyarakat harus mengedepankan kesadaran dan antisipasi secara pribadi, dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

“Untuk memutus perkembangbiaknya nyamuk, salah satunya melalui menguras kamar mandi atau tempat penampungan air, serta membuat lingkungan bersih, dan ini perlu kesadaran bersama,” ungkapnya, Senin (26/10/2020).

Sejauh ini, kasus DBD di Sampang tahun 2020 ini mencapai 181 orang dan tidak ada korban jiwa. Jumlah itu mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 600 jiwa.

“Dari Januari sampai September 2020 sudah ada 181, dan ini rata-rata masih dibawah umur. Alhamdulillah semuanya terselamatkan,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi, pihaknyasudah berkoordinasi dengan aparat desa, kecamatan, hingga puskesmas untuk mensosialisasikan penanganan mencegah DBD.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kedungdung, Zahruddin menuturkan, saat ini dirinya sudah menggandeng pemuda-pemuda yang ada di desa untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait hidup bersih, sehingga besar kemungkinan jika lingkungan bersih DBD tersebut akanberkurang.

Selain itu,dia berharap kepada masyarakat untuk saling menyadari, sehingga program yang direncanakan untuk masyarakat Kedungdung bisa berjalan dengan maksimal.

“Menggandeng pemuda iti adalah salah satu cara untu membuat lingkungan bersih dan hidup sehat,” singkatnya. (mal/waw)

Komentar

News Feed