Tiga Lokasi Wisata di Sampang Wajib Terapkan CHSE

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KETAT- Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sampang, direkomendasi beroperasi dengan menerapkan ketentuan Covid-19.

KABARMADURA.ID, SAMPANG– Secara resmi, semua destinasi wisata tidak diperbolehkan beroperasi. Saat ini, rekomendasi pembukaan destinasi wisata mulai dikeluarkan dengan persyaratan penerapan clean, health, safety and environment (CHSE). Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Ibni Abdirahman, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, ada tiga destinasi wisata yang direkomendasikan beroperasi. Masing-masing, Wisata Lon Malang, Pantai Camplong dan Air Terjun Toroan. Ketiganya, direkomendasikan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Namun, dalam beroperasinya harus mematuhi protokol CHSE.

Bacaan Lainnya

Setiap pengunjung wajib bermasker dan setiap penjual wajib menyediakan alat protokol kesehatan (Prokes). Seperti, tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Termasuk, sejumlah persyaratan lainnya seperti tidak terjadinya kerumunan di satu titik. Sehingga, semua pengunjung dipastikan tidak melanggar prokes.

“Semua destinasi wisata harus menerapkan CHSE. Sehingga tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan pengunjung dan pengelola destinasi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, semua fasilitas di lokasi wisata wajib aman. Khususnya, bagi pengunjung baru di setiap lokas wisata. Wisata yang direkomendasi lebih awal, yakni wisata pantai dan gunung. Sedangkan, untuk wisata lainnya akan diterapkan wajib CHSE secara bertahap.

“Insyaallah semuanya (wisata red) menerapkan CHSE. Tapi, secara bertahap untuk penerapannya,” tukasnya. (man/ito)

Nuansa Wisata Waji CHSE

  • Pantagi
  • Pegunungan

Tiga Lokasi Wisata Wajib CHSE

  • Pantai Lon Malang
  • Pantai Camplong
  • Air Terjun Toroan

Ketentuan CHSE di lokasi wisata

  • Pengunjung dan PKL di lokasi wisata wajib bermasker
  • Setiap PKL wajib menjual alat protokol kesehatan (prokes) Covid-19
  • Mewaspadai timbulnya kerumunan di satu titik

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *