oleh

Tiga Orang Pemuda di Pamekasan Edarkan Pil Double L Dihukum 6 Bulan

KABARMADURA.ID, Pamekasan –Terbukti mengedarkan pil double L, tiga orang terdakwa divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan. Mereka dijatuhkan hukuman 6 bulan kurungan penjara serta denda Rp5 juta, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 196 jo pasal 98 ayat 2 UU nomor 36 tahun 2019 tentang kesehatan.

Humas PN Pamekasan, Tito Eliandi menerangkan, tiga terdakwa tersebut yaitu Selamet Riyadi, Khoirian dan Ahmad Fausi. Ketiganya ditangkap pihak kepolisian di dalam kos di Kelurahan Lawangan Daya. Kecamatan Pademawu pada 16 Agustus lalu pukul 13.30 waktu setempat.

“Ketiganya terbukti mengedarkan sediaan farmasi atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan. Terdakwa diminta oleh seorang perempuan bernama Indah untuk mengantarkan obat tersebut kepadanya di Kelurahan Lawangan Daya,” jelasnya, Senin (09/11/2020).

Ketiganya berhasil ditangkap polisi, sementara Indah berhasil kabur. Namun demikian Tito mebeberkan, dalam UU kesehatan, pemakai obat double L tidak dikenakan pidana. Sementara pengedar dapat dikenakan pidana.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit  dan Pengendalian Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Nanang Suyanto menjelaskan, pil double L merupakan obat-obatan yang tergolong narkotika, psikotropika, dan obat terlarang.

“Bukan di bawah standar, memang double L ini jenis narkoba,” ungkapnya.

Obat ini dapat memicu setiap penggunanya untuk bergerak terlalu aktif dan terlalu semangat hingga bisa merubah kerja otak. Menurutnya, obat jenis ini tidak dijual secara bebas di apotek dan di toko obat lainnya.

Bahkan obat tersebut juga tidak digunakan dokter di rumah sakit. “Ini termasuk pemicu, jadi bersemangat tanpa lelah, jantung berdetak lebih cepat,” tegasnya. (ali/ito)

Komentar

News Feed