oleh

Tiga Paket Program ADK di Dalpenang Kekurangan Volume

Kabarmadura.id/Sampang-Realisasi sejumlah pembangunan program alokasi dana kelurahan (ADK) di Kelurahan Delpenang Sampang, berupa pembangunan rabat beton yang tersebar di sejumlah titik, diketahui terdapat kekurangan volume.

Saat dikonfirmasi, Lurah Dalpenang Sampang Moh Sutrisno selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) program ADK itu membeberkan, semua pelaksana program ADK di kelurahan itu dilaksanakan secara kontraktual.

Akan tetapi lanjut dia, berdasarkan hasil audit Inspektorat Sampang, realisasi pengerjaan di Kelurahan Delpenang, ada  temuan kekurangan volume di sejumlah titik pengerjaan, akibatnya pihak pelaksana harus mengembalikan uang ke kas daerah.

“Untuk Delpenang ada tiga titik pengerjaan rabat beton yang kekurangan volume, sehingga pelaksana harus mengembalikan uang ke negara,” ucap Moh. Sutrisno saat ditemui Kabar Madura, Rabu (25/3/2020).

Dirinya menjelaskan, total pengembalian akibat temuan kekurangan volume di tiga titik itu mencapai Rp7,5 juta. Rinciannya, program ADK bersumber dari APBN sebanyak dua kegiatan barupa rabat beton yang tersebar di dua titik dengan jumlah pengembalian Rp4.450.000.

Sedangkan, untuk ADK yang bersumber APBD 2019, hanya ada satu kegiatan di satu titik karena kekurangan volume, maka pelaksana dituntut harus mengembalikan Rp3.075.000. Pihaknya mengaku hingga saat ini belum menerima laporan dari pihak pelaksana terkait sanksi pengembalian itu sudah dilaksanakan atau belum.

“Kami sudah buatkan surat tugas setor (STS), kami harap kewajiban pengembalian ini sudah dilaksanakan oleh pelaksana yang bersangkutan,” terangnya.

Sebelumnya, tokoh masyarakat di Kelurahan Delpenang Sampang Jamal menceritakan, salah satu titik pembangunan rabat beton di kelurahan itu, diklaim melewati lahan miliknya, tapi sudah atas dasar persetujuan warga setempat.

Tidak hanya itu, pihaknya dan warga yang mengajukan pembangunan rabat beton  di wilayahnya itu kepada kelurahan.  Sayangnya, dalam proses pengerjaan rabat beton tersebut, para warga setempat malah tidak dilibatkan.

“Kualitas rabat beton di wilayah ini sangat jelek sekali, saya dan warga sangat kecewa kepada pelaksananya,” singkatnya. (sub/pin).

 

 

Komentar

News Feed