Tiga Perawat Terinfeksi Covid-19, Pelayanan Puskesmas Teja Lumpuh

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) LUMPUH: Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan menutup layanan Puskesmas Teja, lantaran tiga orang perawat terinfeksi Covid-19. 

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, terpaksa menangguhkan layanan kesehatan selama 14 hari. Terhitung sejak 03-16 Desember. Kondisi itu diberlakukan, lantaran ada tiga orang petugas yang terinfeksi Covid-19.

Pelaksana Tugas (PLT) Kadinkes Pamekasan, dr. Achmad Marzuki, mengatakan oknum yang terinfeksi Covid-189 merupakan petugas puskesmas. Sehingga, perlu adanya isolasi mandiri bagi petugas tersebut.

Bacaan Lainnya

“Hal itu dilakukan guna mengantisipasi adanya kontak langsung dengan tiga petugas itu. Atau sebagai upaya dalam mencegah penularan kepada petugas, pasien, keluarga, masyarakat yang ingin memeriksa kesehatannya, untuk desinfeksi ruangan dan lingkungan puskesmas,”paparnya, Kamis (3/12/2020).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Teja Pamekasan dr. H. Achmad Muzammil,  mengaku kendati pelayanan puskesmas ditutup untuk masyarakat yang ingin berobat, pasien bisa mendatangi tiga puskesmas terdekat. Masing-masing, Puskesma Kowel, Pademawu, dan Puskesmas Tlanakan.

Dijelaskannya, pada awal mula diketahui adanya petugas yang terinfeksi Covid-19, setelah dilakukan swab test kepada petugas pada hari Senin lalu. Setelah diketahui hasilnya, segera dilakukan penutupan layanan.

“Semua karyawan saat ini melakukan isolasi mandiri, ada 60 orang, mereka kontak erat dengan yang terpapar,” urainya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat, untuk terus menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol Covid-19. Yakni, dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan. “Kami harapkan masyarakat patuh terhadap protokol Covid-19,” tukasnya.

Merespon kejadian itu, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Moh. Sahur, menegaskan, dengan adanya tenaga kesehatan (nakes) yang terinfeksi Covid-19, pihaknya meminta tim percepatan penangan Covid-19 bekerja optimal.

“Yang menjadi titik tekan adalah, pelayanan tetap berjalan, dan penyebaran Covid-19 tidak kemana-mana,” responnya. (rul/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *