oleh

Tiga Proyek di DPRKP dan Ciptakarya Dikerjakan di Injuri Time

Kabarmadura.id/Sumenep-Tiga pekerjaan proyek yang menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP dan Ciptakarya) Sumenep yang sama sekali belum dikerjakan hingga pada triwulan ketiga ini.

Kepala DPRKP dan CK Sumenep Mohammad Jakfar mengakui, ada tiga proyek yang masih belum dikerjakan sama sekali sampai memasuki triwulan ketiga, tiga proyek tersebut salah satunya adalah pembangunan tugu perbatasan Pamekasan-Sumenep di jalan pantai untuk (pantura).

“Ada tiga yang masih proses tender, tapi ketiganya itu sudah ada pemenangnya semua. Ada pula yang juga masih masa sanggah,” katanya.

Saat ini yang masih masuk proses masa sanggah adalah pembangunan lanjutan Masjid Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kemudian ada yang masih proses penandatanganan adalah pembangunan Gedung Hemodialisa RSUD dr Moh Anwar.

Kendati demikian, Jakfar menjamin pembangunan dipastikan sesuai dengan standar yang direncanakan, atau tidak akan terkesan asal dikerjakan atau asal jadi.

“Semua pekerjaan di Bulan Desember pasti tuntas, dan melalui pengawas hasilnya pasti sesuai dengan RAB, masyarakat bisa pantau bahkan boleh ikut mengawasi,” imbuhnya.

Sementara proyek yang sudah dipastikan dikerjakan, diantaranya pembangunan Rumah Sakit Arjasa, gedung Polres 2 lantai, pembangunan gedung Dinas PU Cipta Karya, pembangunan gedung Disparbudpora, pembangunan SMPN 3 Sumenep, dan Gedung Hemodialisa RSUD dr Moh Anwar. Untuk proyek renovasi Masjid Pemkab, pengembangan kantor Pemda termasuk proyek yang penunjukan langsung senilai Rp100 juta.

Anggaran untuk pembangunan RS Arjasa 3 paket senilai Rp24,2 miliar, gedung Polres 2 lantai Rp4,3 miliar, pembangunan SMPN 3 Sumenep Rp3,7 miliar, gedung Hemodialisa RSUD dr Moh Anwar Rp4,3 miliar, gedung Dinas PU Cipta Karya Rp3,7 miliar 2 lantai, dan gedung Disparbudpora Rp2,8 miliar. (ara/ong)

Komentar

News Feed