oleh

Tiga SMK di Kabupaten Sampang Berpotensi Bentuk BLUD

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, menginstruksikan seluruh sekolah menengah kejuruan (SMK), termasuk di Kabupaten Sampang, untuk membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sayangnya, baru tiga SMK di Kota Bahari yang berpotensi membentuk BLUD.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jatim Wilayah Kabupaten Sampang Asyari mengatakan, hingga saat ini lembaga SMK yang berpotensi untuk membentuk BLUD baru ada tiga, meliputi SMK Negeri 1 Sampang, SMK Negeri 2 Sampang, dan SMK Negeri Tambelangan, sedangkan lembaga yang lain masih belum siap.

Diungkapkannya, pembentukan BLUD tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa di lembaga SMK se Jawa Timur. Karena jika terbentuk BLUD, teaching factory SMK akan melatih siswa dapat melakukan proses produksi selayaknya industri.

Sehingga lanjut dia, berbagai inovasi yang berhasil diciptakan para pelajar kejuruan itu, tidak hanya menjadi pajangan praktik, akan tetapi produknya dapat dipasarkan dan memenuhi standar industri.

“Baru tiga SMK yang berpotensi membentuk BLUD, tetapi bukan berarti SMK yang lain tidak bisa, hanya saja masih membutuhkan waktu dan kesiapan lainnya,” ucap Asyari, Rabu (12/2/2020).

Dirinya menjelaskan, pihak sekolah harus mempersiapkan diri, baik dari sisi SDM tenaga pendidik, kemudian peserta didiknya juga harus diciptakan sebuah atmosfer dari lingkungan pembelajaran yang memungkinkan BLUD itu dibentuk di lembaga tersebut.

Pihaknya mengaku terus mendorong ketiga SMK tersebut untuk mempercepat pembentukan BLUD. Bahkan dirinya menargetkan, satu atau dua tahun kedepan BLUD SMK harus sudah terbentuk.

Dirinya mencontohkan, salah satu contoh usaha yang bisa dibentuk BLUD oleh SMK, pengolahan hasil pertanian dengan cara memberikan sentuhan teknologi terhadap hasil tani, perikanan, dan kelautan yang kemudian diproduksi sebuah produk yg memiliki nilai tinggi.

“Kami harap, jika sudah terbentuk BLUD, maka hasil produksinya bisa dipasarkan ke toko-toko modern seperti supermarket dan semacamnya,” tukasnya. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed