Tiga Tahun Air Perumdam Tirta Jaya Mampet, Pelanggan Tetap Ditagih

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) DIKELUHKAN: Pelayanan Perumdam Tirta Jaya dikeluhkan warga karena air tidak mengalir, namun tagihan tetap berjalan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Keluhan atas pelayanan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya kembali datang dari warga. Buruknya pelayanan kini dirasakan oleh salah seroang warga Jalan Pangeran Diponegoro, Zia Ulhaq Abdurrahim.

Zia mengaku tidak merasakan fasilitas layanan air bersih dari Perumdam dalam tiga tahun terakhir. Kendati begitu, Zia mengaku tetap menerima tagihan pembayaran dari pihak Perumdam Tirta Jaya. Satu tahun pertama dia ditagih sebesar Rp1 juta dengan janji air akan kembali mengalir. Namun, air tetap tidak mengalir ke rumahnya.

Bacaan Lainnya

“Satu bulan, dua bulan, tiga bulan tidak ada satu petugas pun yang datang memeriksa ke rumah kami,” ungkapnya.

Meski sudah setahun tidak dialiri air bersih, dia kembali mendapat tagihan air pada tahun kedua sekitar Rp600 ribu. Saat itu petugas kembali berjanji akan memperbaiki saluran air jika membayar tagihan. Karena merasa sangat butuh air bersih, Zia kemudian membayar tagihan tersebut.

Dia mengaku selalu mengirimkan laporan kepada pihak Perumdam Tirta Jaya, namun tidak kunjung ditindaklanjuti. Bahkan, sempat ada sesorang mendatangi rumahnya untuk memeriksa saluran air. Namun setelah diselidiki, orang tersebut bukan petugas dari Perumdam Tirta, melainkan hanya seorang tukang becak yang disuruh oleh salah satu petugas Perumdam.

“Akhirnya kami bosan laporan terus. Kami harus beli tangki. Air sumur pun kami pakai meski bercampur lumpur,” kesalnya.

Tidak sampai di situ, pada tahun ketiga kembali muncul tagihan baru sebesar Rp806 ribu. Dia semakin heran, karena sudah tiga tahun tidak merasakan air bersih dari Perumdam. Bahkan, tagihan tersebut disertai ancaman pemutusan sepihak, jika pihaknya tidak membayar. Saat melapor ke pihak Perumdam, mengaku masih akan mencari petugas teknis.

“Kami bingung, harus seperti apa. Kami dipaksa untuk bayar namun air tidak hidup,” keluhnya.

Namun setelah Zia komplain kepada Plt. Direktur Perumdam Tirta Jaya pada Senin (13/9/2021) siang, tidak lama kemudian petugas Perumdam datang memperbaiki saluran air. Kini air beersih dari Perumdam sudah mengalir ke rumah Zia dan keluarganya sudah merasakan air bersih.

Sementara itu, Plt. Direktur Perumdam Tirta Jaya, Agoes Bachtiar langsung menerjunkan pertugasnya untuk memeriksa dan segera memperbaiki ke rumah Zia, hingga air di sana mengalir. Meski begitu, menurut Agoes, tidak mungkin ada tagihan jika air tidak mengalir. Tidak mengalirnya air tersebut menurutnya bisa karena buntu atau karena zat kapur.

“Tidak mungkin, kalau tiga tahun tidak mengalir kok bayar terus. Tapi kami langsung gerak cepat, sudah kami tanangi,” ucap Agoes.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *