oleh

Tiga Warga Sampang Sempat Distatuskan PDP Corona

Kabarmadura.id/Sampang-Sekretaris Puskesamas Banyuanyar, Sampang Tri Budi Waluyo menceritakan bahwa terdapat tiga pasien yang terindikasi terpapar virus Corona atau Covid-19. Dokter di Puskesmas Banyanyar, Sampang tersebut mengungkapkan, hal itu terjadi pada 10 Maret 2020 lalu.

Menurut penuturan Tri Budi Waluyo, pada 10 Maret lalu, pihaknya menangani empat pasien dengan gejala panas, batuk, pilek, dan sesak. Setelah itu, diputuskan menyatakan status orang dalam pengawasan (PDP) untuk keempatnya. Namun kemudian hanya tiga orang yang naik status jadi pasien dalam pengawasan (PDP).

Status PDP dikeluarkan, lantaran hasil pendalamannya, tiga pasien tersebut ternyata pernah melakukan perjalanan jauh, yakni menjalankan ibadah umrah ke Arab Saudi.

“Sebenarnya pasien itu ada empat, namun yang terindikasi virus corona itu tiga. Satunya hanya mengalami panas, batuk, dan pilek, sehingga pasien tersebut masuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus corona,” ungkapnya, Selasa (17/3/2020).

Sehingga untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius, tiga pasien tersebut dirujuk ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Namun saat dirinya melakukan komunikasi dengan dokter di rumah sakit tersebut, hanya ada satu pasien yang mengikuti arahannya.

“Daritiga3 pasien itu, tidak semunya mengikuti arahan saya, karena yang mau dirujuk itu hanya satu pasien,” katanya.

Namun demikian, Tri Budi mengaku telah memberikan data 4 pasien tersebut kepada dokter spesialis paru RSUD Sampang. Tujuannya agar pihak rumah sakir sebera berkomunikasi dengan dinas terkait untuk dilakukan tindakan dengan mengunjungi rumah pasien.

“Dari tiga orang itu PDP Corona itu, dua perempuan dan satu laki-laki. Sedangkan yang ODP satu laki-laki dan semuanya berusia lanjut,” imbuhnya

 

Selain itu, ia menjelaskan bahwa wabah virus Corona tersebut sudah menjadi virus nasional dan dunia, maka dinas dan pihak terkait diharuskan melakukan tindakan mencari dan menyembuhkan agar wabahnya tidak semakin meluas.

Menurutnya, dengan cara memberdayakan semua struktur kesehatan mulai dari kabupaten, hingga tingkat kecamatan dan desa, semua dugaan orang terjangkit virus Corona harus terdata, termasuk mereka yang baru datang dari daerah paparan virus Corona. Dengan demikian akan diketahui apakah pasien tersebut masuk ODP atau PDP

“Petugas kesehatan harus mengidentifikasi semua dugaan, jadi tidak bisa menunggu laporan dari masyarakat atau pasien, petugas harus turun langsung melakukan pendataan,” pintanya

Namun menurutnya, yang terpenting adalah tingkat kesadaran masyarakat dengan adanya wabah virus Corona ini. Yakni harus terbuka dengan yang dialami, agar sebaran wabah virus Corona tidak meluas ke daerah sekitar.

“Pasien juga proaktif mengabarkan kondisi kesehatan yang dialami kepada petugas kesehatan terdekat, hal ini untuk keamanan bersama,” imbuhnya. (mal/waw)

 

Komentar

News Feed