Tim Cabor Hadang Pamekasan Raih Juara Portrad 2021

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) BANGGA: Tim cabor hadang Pamekasan saat menerima piala penghargaan sebagai juara harapan 1 pada pekan Olahraga Tradisional Jatim 2021 di Pacitan, Jumat (22/10/2021)

KABARMADURA.ID | PACITAN-Tim cabang olahraga (cabor) hadang asal Kabupaten Pamekasan berhasil mengharumkan nama Bumi Gerbang Salam pada Pekan Olahraga Tradisional (Prostad) Jawa Timur 2021. Pada kompetisi yang digelar di Kabupaten Pacitan itu, mereka berhasil membawa pulang juara harapan 1.

Penghargaan tersebut tidak didapat dengan mudah. Mereka harus menaklukkan sejumlah atlet dari berbagai daerah. Pada pertandingan pertama saat melawan Kota Malang, tim cabor gobak sodor itu menguras banyak stamina. Namun, mereka berhasil memulangkan Kota Malang dengan skor 39-29.

Atas kemenangannya di laga awal, Pamekasan kemudian bertanding melawan Kota Kediri. Kemenangan kembali berhasil diraih oleh atlet muda Pamekasan. Tim dari Kota Gerbang Salam ini unggul dengan atas Kota Kediri dengan skor 46-42. Karena berlaku sistem gugur, Kota Kediri pun harus pulang lebih awal menyusul Kota Malang.

Atas kemenangan dalam dua pertandingan itu, atlet hadang Pamekasan mendapat tiket untuk melaju ke babak semifinal melawan Kabupaten Bondowoso. Namun, pada pertandingan ini, dewi fortuna tidak sedang tidak berpihak kepada para atlet Pamekasan. Mereka harus rela menelan kekalahan atas Kabupaten Bondowoso.

“Bondowoso memang lebih unggul. Secara teknik mereka memang lebih berpengalaman, mereka kan pernah juara satu,” ungkap Pelatih Atlet Olahraga Tradisional Kabupaten Pamekasan Sama’on.

Namun, Pamekasan masih memiliki satu kesempatan lagi untuk bertanding memperebutkan juara tiga melawan tuan rumah, Pacitan. Pada pertandingan ini, tim cabor hadang Pamekasan yang dikapteni oleh Risqina Widhya Afifah itu telah berusaha keras. Namun, keberuntungan kali ini berpihak kepada tuan rumah.

Kendati begitu, menurut Sapto, pencapaian itu sudah luar biasa. Sebab, para atlet yang diterjunkan merupakan atlet baru yang masih minim pengalaman dalam kompetisi setingkat Provinsi Jawa Timur. Pembinaan dan latihan akan terus ditingkatkan untuk kembali berlaga di Protrad berikutnya di Kota Malang mendatang.

“Kami kalah teknis dengan Pacitan. Ini wajar, karena mereka tuan rumah,” ujar Sapto.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *