Tinggalkan Dunia Jurnalistik, Tikno Mantan Jurnalis MNC Pilih Jadi Guru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) GANTI PROFESI: Tikno memilih menjadi guru seusai lulus tes CPNS melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Tikno Arie Widianto, mantan jurnalis televisi nasional memilih menjadi salah satu guru Sekolah Dasar (SD) Sampang daripada jurnalis. Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengaku bahwa menjadi guru berarti mengikuti jejak orang tuanya yang saat sebagai Kepala Sekolah SD Patapan 2 Kecamatan Torjun.

Dikatakannya, pada saat menjadi seorang jurnalis MNC Media, ia diperintahkan oleh orang tuanya untuk ikut tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Sehingga, pada November tahun 2019 mendaftarkan diri melalui sistem Computer Assisted Test (CAT), dan akhirnya lolos.

Padahal, ia mengaku mendaftarkan diri karena arahan orang tua, dan baru pertama kalinya. Setelah diterima sebagai PNS, ia memutuskan berhenti sebagai wartawan.

“Awalnya itu arahan dari orang tua, dan ketika daftar ternyata lolos. Jadi, saya ini mengikuti jejak orang tua, karena kebetulan menjadi kepala sekolah,” tuturnya kepada Kabar Madura, Kamis (20/5/21).

Kendati demikian, ia merasa berat untuk meninggalkan profesinya tersebut. Karena, keduanya sama-sama profesi yang dibanggakannya. Sebab, kata Tikno sapaan akrabnya, dua profesi itu sangat mulia. Asal dijalankan sesuai kode etiknya masing-masing.

“Yang daftar CAT itu November tahun 2019, dan ikut ujian Maret 2020, pelantikannya 4 Januari 2021. Dan untuk pelantikan PNS, informasinya Desember, karena sekarang masih tahap rancangan aktualisasi,” imbuhnya.

Pria kelahiran 1988 tersebut berkomitmen menjadi guru untuk mengabdi kepada negara, dan mengikuti jejak orang tua tercintanya. Ia mengaku akan mengajar dan mendidik dengan optimal.

“Menjadi guru ini ingin lebih mengabdi kepada negara. Dan saya keluar dari jurnalis akhir 2020,” pungkasnya. (mal/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *