Tingkatkan IPM, Disdik Gelar Bimtek Manajemen Kelembagaan Pendidikan Non Formal

Pendidikan53 views

KABARMADURA.ID | SAMPANG  -Guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan, Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Manajemen Kelembagaan Pendidikan Non Formal.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari terhitung sejak tanggal 14-15 Juli 2023 itu diikuti 100 orang peserta dari 34 PKBM se-Kabupaten Sampang. Kegiatan itu digelar di PKPRI Trunojoyo Sampang.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Kepala Disdik Sampang Edi Subinto menuturkan, Pendidikan Non Formal memiliki peranan strategis dalam upaya meningkatkan pemerataan akses pendidikan melalui jalur Non Formal. Untuk itu, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai satuan pendidikan mempunyai tugas dan fungsi terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, yaitu program Paket A, Paket B dan Paket C.

Baca Juga:  Gaet Minat Mahasiswa Baru, Dua Kampus di Pamekasan Ini Tawarkan Beragam Beasiswa

“Kegiatan Bimtek ini, salah satunya bertujuan sebagai upaya dalam meningkatkan IPM bidang pendidikan di Kabupaten Sampang,” tuturnya kepada Kabar Madura, Minggu (16/7/2023).

Dikatakannya, ada pun yang menjadi harapan dalam pelaksanaan Bimtek Manajemen Pendidikan Non Formal pada PKBM di wilayahnya itu, agar dapat melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan non formal melalui program Paket A, Paket B dan Paket C. Dengan demikian, diharapkan mampu menarik simpati masyarakat untuk mengikuti program tersebut.

Selain itu, melakukan pendataan sasaran program sebagai basis dalam penyusunan perencanaan program/kegiatan pendidikan non formal dan menjadikan PKBM sebagai gula yang manis dengan menghadirkan program-program unggulan yang berorientasi pada kebutuhan

Baca Juga:  Euforia Umrah dan Internalisasi Moderasi Beragama di MAN 2 Pamekasan

“PKBM juga disiapkan sebagai lembaga yang terakreditasi, sehingga kapabilitas lembaga telah dapat dipertanggungjawabkan dengan berorientasi pada 8 standar nasional pendidikan,” terangnya

Lanjut Edi sapaan akrabnya, delapan standar nasional pendidikan dimaksud itu, meliputi standar kelulusan, isi, proses, pendidik dan tenaga kependidikan, pembiayaan, pengelolaan, sarpras dan standar penilaian.

“Pasca kegiatan ini, Manajemen Kelembagaan Pendidikan Non Formal lebih baik lagi dan maju serta berdampak pada meningkatnya IPM bidang pendidikan di Kabupaten Sampang,” tutupnya.

Pewarta: Subhan

Redaktur: Moh. Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *