oleh

Tingkatkan Literasi, Mahasiswa Cina Donasi Ratusan Buku

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Founder Rumah Desa Hebat, Abu Rizal selalu ada inovasi untuk meningkatkan literasi di wilayahnya. Seperti, membuka Cafe Literasi Rumah Desa Hebat yang dikemas dengan bahan baku sederhana. Cafe yang terbuat dari bambu tersebut akan dijadikan tempat literasi, sehingga menjadi perhatian, para pecinta literasi.

Terbukti, mahasiswa  China, Lailiy Nadhifatul Fikirnya yang kuliah di jurusan School of political science and Public administrator di Shandong University, Qingdao China, asal Kabupaten Sampang, Kecamatan Omben menyampaikan, ia sengaja mendonasikan 100 buku karena Cafe Literasi Rumah Desa Hebat selalu konsisten dengan program literasinya.

Selain itu, dirinya menyampaikan, selama ini selalu mengikuti program-program Rumah Desa Hebat, ternyata konsisten, khususnya dalam bidang pendidikan. Sehingga, buku tersebut sebagai dukungan darinya. Sebab, ia menginginkan semua anak desa dapat mengenyam pendidikan.

“Rumah Desa Hebat ini konsisten dalam menjalankan programnya. Utamanya soal pendidikan. Kalau cafe itu tempat membaca, diskusi sambil ngopi,” tuturnya, Minggu (2/5/21).

Selain itu, ia berharap dengan adanya wadah Rumah Desa Hebat tersebut pendidikan di Sampang akan lebih maju. Apalagi, program pendidikannya secara gratis. Selain, itu dirinya mengapresiasi adanya rumah desa tersebut, sebab sesuai dengan kondisi pedesaan.

“Ini bagus, karena programnya gratis. Dan sepertinya sudah banyak anak didik yang kualitasnya tidak bisa diragukan, seperti dalam berbahasa inggris, dan lainnya. Semoga saja kecintaan membaca kedepan di Sampang ini meningkat,” imbuhnya.

Sementara itu, Founder Rumah Desa Hebat, Abu Rizal menyampaikan, yang mendonasikan buku tersebut sebenarnya banyak, yakni salah satunya dari dosen  Unira Founder Your sekitar 150 buku yang didonasikan.

“Alhamdulillah, partisipasi pecinta literasi cukup banyak, semoga di hari pendidikan nasional (Hardiknas) ini semuanya barokah, dan pendidikan khususnya di Sampang lebih maju,” katanya.

Kendati demikian, Rumah Desa Hebat yang terletak di Desa Daleman, Kecamatan Kadungdung, Sampang itu mempunya program lahirkan 1000 sarjana, sehingga semua anak-anak didiknya diwajibkan baca satu jam tanpa gadget.

“Untuk Cafe Literasi Rumah Desa Hebat sebagai  tempat  anak-anak atau pemuda di desa bisa ngopi sambil membaca, diskusi. Apalagi di cafe sudah disediakan buku,” pungkasnya. (mal/mam)

Komentar

News Feed