oleh

Tingkatkan Minat Baca, Buka Lapak Kopi dengan Santapan Buku

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Mendamba peningkatan semangat baca masyarakat, tidak cukup hanya diucap berulangkali hingga membuat klise. Berbeda dengan yang dilakukan Bintang Literasi, adalah membuka lapak baca secara sukarela untuk dinikmati semua kalangan, termasuk anak-anak.

Mustaqim, salah satu anggota komunitas Bintang Merah Literasi ini mengungkapkan, lapak baca tersebut awalnya hanya direncanakan empat orang dan digelar di warung kopi dan hanya di malam hari. Setiap harinya, mereka membuka warung kopi itu di sekitar Alun-Alun Bangkalan.

Namun seiring berjalannya waktu,  lapak literasi itu berkembang sehingga juga buka mulai pagi hari.

Aktivitas itu murni inisiatif dari para relawan. Buku-buku itu dibeli dengan modal seadanya, kadang sumbangan dari mahasiswa yang peduli dengan dunia membaca. Awalnya dari satu hingga dua buku, kini sudah mengoleksi lebih dari 200 buku.

Pemuda asal Desa Jaddih Laok Kecamatan Socah, Bangkalan ini menguraikan, menyediakan bahan bacaan itu juga jadi ajang promosi buku bagi pengunjung di Alun-Alun Bangkalan.

“Setiap Minggu pagi kami selalu mempromosikan agar buku yang dibawa oleh kami bisa dibaca oleh orang orang yang hendak istirahat di area alun alun atau Taman Paseban,” ungkapnya.

Baginya, yang dilakukan sudah cukup memantik minat masyarakat untuk membaca. Kendati lokasi cukup ramai, namun banyak kalangan, baik pemuda, anak kecil maupun orang tua cukup menggemari lapak baca itu.

Tidak hanya menyediakan buku untuk dibaca di lokasi itu, komunitas ini juga meminjamkan koleksi bukunya itu. Koleksi buku yang disediakan cukup bervariasi, mulai dari buku tentang ideologi, ekonomi, sosial, politik, sejarah, novel, keagamaan dan lainnya.

“Dengan kegiatan seperti ini mungkin bisa meningkatkan minat baca warga Bangkalan,” paparnya.

Sayangnya, di tengah wabah Covid-19 ini, Bintang Merah Literasi jarang beraktivitas di lokasi kerumunan. Meski begitu, mereka tetap menggelar diskusi secara daring melalui aplikasi zoom guna membahas seputar literasi dan menulis.

“Sekarang kami jarang turun langsung ke lapangan, tapi kami tetap meminjamkan buku bagi yang benar-benar berminat baca,” paparnya. (sae/waw)

Komentar

News Feed