oleh

Tingkatkan PAD, Disparbudpora Akan Kembali Buka Tempat Wisata

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Sejak adanya wabah Covid-19, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep melakukan penutupan tempat wisata. Penutupan itu sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Namun penutupan itu tidak akan berselang lama. Saat ini Disbudparpora berencana kembali membuka wisata.

berdasarkan Surat bernomor 556/379/435.108.1/2020. Namun, saat ini berencana akan buka kembali.

Kepala Disparbudpora Sumenep Bambang Irianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Imam Buchori mengatakan, rencana tersebut untuk memulihkan ekonomi. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Ada tiga destinasi wisata yang dipersiapkan untuk dibuka yakni, wisata yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, yaitu Wisata Pantai Lombang, Pantai Slopeng dan Museum Keraton Sumenep,” katanya, Kamis (25/2/2021)

Menurutnya, keberadaan wisata sudah hampir satu tahun lamanya ditutup akibat pandemi Covid-19. Harapannya, Satgas Covid-19 segera memberikan izin untuk membuka kembali destinasi wisata, karena hal ini akan berdampak kepada PAD.

”Saat ini kami mencoba kembali mengajukan agar segera bisa dibuka kembali, sehingga akan memberi dampak bagi PAD, semoga dalam waktu dekat ini rencana itu bisa terealisasi,” kata pria yang familiar disapa Imam itu.

Imam melanjutkan, alasan lain akan dibukanya tempat wisata karena di beberapa sektor sudah mulai bergerak atau aktif kembali. Seperti dunia pendidikan dan sektor lainnya.

“Kalau pendidikan mulai digerakkan dengan istilah PTM, wisata perlu dibuka juga,” paparnya.

Dijelaskannya, pada tahun ini target PAD dari sektor pariwisata sebesar Rp575 juta. Naik 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk memenuhi target itu tentu harus memiliki formula baru, termasuk dengan membuka sejumlah wisata dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Masih menurut Imam, Sebelumnya sudah pernah mengajukan surat permohonan pembukaan objek wisata pada Satgas Covid-19. Namun jawabannya belum waktunya wisata untuk dibuka. Dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali mengajukan permohonan dengan harapan dapat izin untuk pembukaan wisata.

“Saat ini kami mencoba mengajukan kembali dengan harapan bisa diizinkan, kami optimis, dan terpenting tujuan utama kami untuk pemulihan ekonomi dan peningkatan PAD,” pungkasnya (imd/mam)

 

 

Komentar

News Feed