Tingkatkan Pelayanan, Bupati Sumenep Launching Tiga Aplikasi

  • Whatsapp
(FOTO: HUMAS FOR KM) LUNCURKAN: Janji politik Bupati dan Wakil Bupati Sumenep terus direalisasikan dengan tujuan meningkatkan pelayanan di Sumenep.

KABARMADURA.ID, SUMENEP, LENTENG-Pada tahun pertama kerja Bupati Sumenep Achmad Fauzi terus merealisasikan janji politiknya. Sejumlah  pelayanan di birokrasi dilakukan pembenahan. Bahkan, untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) sejumlah aplikasi terus diluncurkan. Terbaru, me-launching tiga aplikasi di Kantor Kecamatan Lenteng,  Senin (28/6/2021).

Peluncuran aplikasi itu sebagai wujud janji politik bupati dan wakil bupati yang mengusung tagline Bismillah Melayani. Acara istimewa itu dihadiri oleh perwakilan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan camat se-Sumenep.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan, tujuan peluncuran aplikasi ini untuk meningkatkan validitas dan akurasi informasi layanan kepegawaian. Selain itu, sebagai upaya meningkatkan efektivitas serta efisiensi layanan informasi kepegawaian.

“Melayani masyarakat Sumenep tentu harus terus berinovasi, seiring dengan janji politik untuk memberikan pelayanan prima, termasuk memudahkan kontrol kinerja pegawai kita dalam memberikan pelayanan sudah bisa terpantau dengan aplikasi yang akan di-launching hari ini,” ucap suami Nia Kurnia Fauzi itu setelah memberikan sambutan pada acara launching aplikasi di Kecamatan Lenteng.

Orang nomor satu di ujung timur Pulau Madura ini menyebutkan, aplikasi yang dilaunching itu di antaranya Sistem Informasi Absensi Pegawai (Siaga Pro Max), aplikasi ini memiliki fungsi data absensi atau presensi pegawai lebih menjadi akurat serta bisa dipantau secara realtime.

Sementara untuk masuk mengabsen di aplikasi itu menggunakan Smart ID Card (SIC), kartu ini kegunaannya selain tanda pengenal juga menjadi media verifikator berupa barcode dan QR code untuk dapat melihat data dan informasi dari aparatur sipil negara (ASN) secara online.

Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan anti pemalsuan koordinat lokasi dan anti pemalsuan wajah pada proses absensi menggunakan validasi wajah dan gestur mata. SIC juga berfungsi sebagai pendeteksi koordinat, sudah ada 745 titik yang sudah ditentukan, sehingga sebanyak 8.512 ASN pasti terpantau kinerjanya.

Selanjutnya aplikasi yang juga baru di-launching adalah Sistem Informasi Layanan Harian (Silahkan). Aplikasi ini bertujuan agar berbagai jenis layanan pegawai lebih mudah, cepat, efektif, dan efisien. Aplikasi ini juga berfungsi agar ASN dapat melakukan tracking pengumuman layanan kepegawaian mudah terpantau setiap saat.

Terakhir yang juga di-launching yakni Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg Plus), aplikasi ini  berfungsi untuk memperbaharui data kepegawaian dan terintegrasi dengan semua aplikasi pendukung di Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep.

“Sudah saatnya pelayanan kian prima, tidak hanya berbenah dari bawah termasuk tata pemerintahan sendiri. Dengan demikian ASN sudah terpantau, sebab tidak bisa membohongi, misalnya bilang ada di kantor tetapi sebenarnya tidak, maka pasti ketahuan soalnya dalam mengabsen tempatnya juga terdeteksi,” pungkasnya. (ara/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *