Tingkatkan Pengetahuan Keislaman, Sejumlah Lembaga di Pamekasan Tambah Agenda KBM Selama Ramadan 

News, Pendidikan57 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Selama Ramadan, tidak sedikit lembaga pendidikan di Bumi Ratu Pamelingan mengadakan tambahan kegiatan belajar mengajar (KBM). Salah satu lembaga tersebut Nurul Jadid, lembaga yang berlokasi di Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur. Tambahan KBM itu dalam bentuk kegiatan pondok Ramadan yang bertujuan itu untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan peserta didik tentang keislaman.

Ketua yayasan Nurul Jadid Abd. Ghafur mengatakan, di pondok Ramadan itu, pihaknya menyiapkan beberapa kegiatan seperti pengajian kitab, qiraah, banjari, dan kegiatan religi lainnya. Kegiatan tersebut hanya ada ketika bulan Ramadan.

Baca Juga:  Toman Official Jadikan Musik sebagai Sarana Aktualisasi Diri dan Raup Rezeki

“KBM tetap jalan, namun waktunya saja yang dikurangi. Kalau sebelum bulan puasa pulang jam 12.OO WIB atau jam satu siang, ketika puasa pulangnya bisa lebih awal. Kemudian sorenya diteruskan dengan kegiatan pondok Ramadan itu,” katanya kepada Kabar Madura.

Melalui pondok Ramadan ini, Ghafur berharap para siswa bisa mengambil hikmah dari segala kegiatan yang dilakukan. 

Selain Nurul Jadid, Pondok Pesantren (Ponpes) Nurud Dhalam, Nyalabu Daya juga mengagendakan kegiatan tambahan selama Ramadan. Adapun kegiatan yang dimaksud berupa praktik ibadah, menghafal, tadarus, dan kegiatan islami lainnya.

Baca Juga:  Bonus Pelatih Porprov Separuh dari Atlet, KONI Pamekasan Pastikan Cair Awal Tahun 2024

Majelis keluarga Ponpes Nurud Dhalam Faizetul Ukhrawiyah mengatakan, adanya kegiatan tersebut diharapkan bisa menambah wawasan pengetahuan anak didiknya. Meskipun ada beberapa kendala dalam menerapkan kegiatan tersebut, misalnya, mengalami pasang surut semangat para anak didiknya. 

“Kegiatan formal tetap dilakukan. Melalui ini, diharapkan hafalan alquran mereka semakin bertambah dan bisa mengamalkan apa yang sudah diajarkan,” terangnya kepada Kabar Madura, Senin (28/3/2023). 

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Moh. Hasanuddin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *