Tingkatkan Pertanian, Poktan Butuh Revitalisasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN ) REVITALISASI: Sebanyak 15.052 Poktan di Kabupaten Pamekasan perlu perbaikan anggota dan struktural kepengurusannya.

KABARMADURA.ID, Sampang – Peningkatan kualitas pertanian tentu sangat diinginkan oleh para petani. Namun, hal itu tidak terlepas dari kelompok tani (poktan) setempat. Sehingga, untuk meningkatkan kualitas pertanian di Sampang, perlu dilakukan revitalisasi poktan, sehingga diketahui keberadaan anggotanya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang Suyono menuturkan, poktan yang dikategorikan vakum atau tidak berkembang perlu direvitalisasi. Sebab, dirinya khawatir anggota di kelompok tersebut sudah tidak aktif.

Bacaan Lainnya

Vakumnya poktan, tambah Suyono, membuat pertanian tidak maju. Revitalisasi itu untuk mengetahui anggota kelompok masih aktif atau tidak.

“Ini juga berkait dengan kondisi pertanian,” ungkapnya, Minggu (25/10/2020).

Ditambahkan, berkaitan dengan adanya kartu tani, revitalisasi poktan sangat penting. Sebab, dengan anggota baru, petani yang awalnya tidak terdaftar di elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK), akhirnya kartu taninya berfungsi lebih luas.

Selain itu, dengan adanya revitalisasi dengan anggota baru tersebut, pertanian di Sampang lebih meningkat. Sebab, petani yang gabung di poktan itu masih berjiwa modern. Selain itu, dengan anggota poktan baru, dalam pengolahan hasil pertaniannya lebih dimaksimalkan; yang awal mulanya dijual secara langsung saat panen, bisa dipasarkan dengan diolah dulu.

“Jiwa-jiwa muda itu kreatif. Jadi ketika harga panennya murah, bisa diolah. Semisal singkong dibuat kripik,” imbuhnya.

Kendati demikian, di Sampang terdapat 15.052 poktan. Hanya saja, keberadaannya ada yang aktif, ada yang tidak aktif. Penyuluh sedang merevitalisasi bagi yang tidak aktif, dan mengukuhkan bagi poktan yang aktif.

Selain itu, dirinya sangat mengapresiasi poktan yang mau berbenah. Sebab, kelompok tersebut memang benar-benar ingin aktif dan memajukan pertanian di desanya. Apalagi penduduk di Sampang ini mayoritas petani.

“Saya sangat mengapresiasi poktan Sumber Mulyo yang ada di Desa Gunung Eleh, Dusun Bangsal itu. Sebab, sudah melakukan revitalisasi, apalagi anggotanya jiwa-jiwa muda,” pungkasnya. (mal/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *