Tips Hendro Kartiko bagi Kiper yang Latihan Mandiri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) BERBAGI: Pelatih Kiper Madura United Hendro Kartiko menyarankan sejumlah menu latihan khusus penjaga gawang.

KABARMADURA.ID – Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, serta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali membuat sejumlah tim profesional libur, sembari menerapkan latihan mandiri. Tidak sebatas itu, aktivitas olahraga tengah terhenti.

Mantan penjaga gawang Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang tengah menjadi Pelatih Kiper Madura United Hendro Kartiko membagi tips bagi para kiper se-Indonesia dalam menjalani latihan mandiri. Arahannya itu terutama diperuntukkan keempat anak asuhnya di tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu, ialah M. Ridho Djazulie, M Ridwan, Fawaid Ansory, dan M Rizki KA.

Bacaan Lainnya

Menurut Hendro, sangat penting bagi pemain untuk tetap serius menjalani latihan mandiri dengan baik dan benar. Agar, ketika kembali dengan timnya masing-masing tidak memberatkan pelatih kiper untuk mengembalikan ke top performanya.

Pelatih kiper yang tengah tinggal di Malang ini menyampaikan, agar semua kiper harus memperhatikan kondisi fisiknya, seperti halnya bisa melakukan jogging, atau pergi ke tempat fitness untuk nge-gym.

Selain itu, sebagai penjaga gawang, mantan kiper Persebaya Surabaya ini juga menjelaskan, harus melatih kelincahan. Menurutnya, mereka bisa menggunakan kon seperti yang pernah dicontohkan saat dirinya melatih yang sering diposting melalui akun media sosial pribadinya.

Tidak sebatas kelincahan dan fisik, pelatih berusia 48 tahun ini juga menyarankan agar kiper melatih reflek dalam menangkap bola, reading the ball atau pembacaan arah bola.

“Bisa menggunakan macam-macam bola. Seperti ditendang ke dinding lalu ditangkap atau bisa dilempar yang pantulannya tidak teratur, itu lebih bagus. Jika ingin menantang lagi bisa pakai bola tenis yang kecil, lempar dan tangkap,” sebutnya untuk latihan membaca reflek dan pembacaan arah bola.

Di samping itu, Hendro mengimbau agar di masa PPKM darurat ini, semua atlet juga memperhatikan protokol kesehatan (protkes). (idy/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *