TMMD ke-112 Pamekasan Jadi Spirit Gotong Royong

  • Whatsapp
(FOTO: DISKOMINFO PAMEKASAN FOR KM) GOTONG ROYONG: Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, S. Psi, berharap kegiatan TMMD ke-112 di Kabupaten Pamekasan mampu meningkatkan spirit kegotongroyongan masyarakat di tengah wabah Covid-19.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di Kabupaten Pamekasan, dipusatkan di Dusun Pongpongan, Desa Rangperang Daya, Kecamatan Proppo. 

Pelaksanaan TMMD tahun 2021 ini, dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan, yakni kegiatan fisik dan nonfisik. Kegiatan rutin tahunan Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu, diharapkan menjadi spirit menguatkan gotong royong dan kesetiakawanan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD di Kabupaten Pamekasan, disambut baik oleh Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam. Menurutnya, program TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan unsur-unsur TNI, pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam kegotongroyongan dan kebersamaan dalam melaksanakan pembangunan desa.

Pihaknya menyampaikan rasa bangga setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI, khususnya kepada Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letnan Kolonel Infantri Tejo Baskoro beserta seluruh jajaran anggota Kodim 0826 Pamekasan, yang bekerja luar biasa di lapangan, khususnya dalam membantu kebutuhan masyarakat, baik secara fisik maupun non fisik.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu mengatakan, pelaksanaan TMMD menjadi semangat dalam menumbuhkan spirit gotong royong dan kesetiakawanan yang mulai pudar di tengah-tengah masyarakat. 

“Sejatinya, TNI bisa melakukan sendiri program pembangunan desa itu, tetapi semangat gotong royong tidak bisa tercapai tanpa melibatkan masyarakat. Spirit gotong royong ini yang kita butuhkan saat ini,” ujarnya, Minggu (10/10/2021).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, TMMD merupakan program luar biasa TNI dalam merajut kesetiakawanan dan kebangsaan dengan seluruh elemen masyarakat, bahkan hingga ke lapisan masyarakat tingkat bawah. 

Menurutnya, TMMD yang tahun ini mengusung tema “Wujud Sinergi Membangun Negeri”, merupakan wujud konkret dari kesetiakawanan dan kegotongroyongan. Sebab, dalam pelaksanaan TMMD, bukan hanya anggota TNI yang bekerja dan membangun fasilitas umum, akan tetapi semua stakeholder dilibatkan untuk menyukseskan program tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan, saya sampaikan terima kasih setinggi-tingginya, terima kasih atas kerja luar biasa teman-teman kodim beserta seluruh jajaran TNI,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-112 Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto saat berkunjung ke Kabupaten Pamekasan menyampaikan, TMMD merupakan kegiatan tahunan yang rutin digelar oleh TNI. Untuk TMMD ke-112 di Kabupaten Pamekasan, TMMD dilaksanakan dalam dua bentuk kegiatan, yakni kegiatan fisik dan non fisik dengan total anggaran mencapai Rp2 miliar lebih.

Di hadapan bupati Pamekasan, pihaknya menjelaskan, kegiatan nonfisik yang dilaksanakan dalam TMMD ke-112 berupa penyuluhan kepada masyarakat, baik penyuluhan di bidang pertanian, penyalahgunaan narkoba, penyuluhan tentang hukum dan sebagainya.

Sementara untuk kegiatan fisik, berupa pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu), pemasangan paving jalan, pembuatan tandon air.

Pihaknya berharap, agar anggota TNI yang bertugas dalam pelaksanaan TMMD mampu memupuk semangat gotong royong dengan masyarakat. Pihaknya juga berharap, agar seluruh elemen masyarakat bisa meningkatkan kepedulian untuk merawat hasil pembangunan dalam pelaksanaan TMMD ke-112. 

“Semoga pelaksanaan TMMD di Desa Rangperang Daya, Kecamatan Proppo ini sukses hingga akhir pelaksanaan pekerjaannya, sehingga hasilnya dapat segera dinikmati dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tutupnya.

Reporter: Miftahul Arifin

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *