TMMD ke-115 Pamekasan Bangun Jalan, Jembatan dan RTLH di Bujur Barat

Uncategorized1 Dilihat

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Baddrut Tamam secara resmi membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Selasa (11/10/2022).

 

Kegiatan tersebut Dihadiri oleh Komandan Korem (Danrem) 084 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf. Ubaidilllah, Kapolres Pamekasam AKBP Rogib Triyanto, Kajari Pamekasan Mukhlis, Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono, dan perwakilan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

 

Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, program TMMD ke-115 sebagai salah satu cara untuk terwujudnya partisipasi lintas sektoral dalam menopang kemajuan pembangunan.

 

“Kami berasumsi bahwa anatara pemerintah, TNI, Polri, rakyat dan forkompimda harus sama-sama berkontribusi untuk kemajuan daerah,” paparnya usai menjadi inspektur upacara pada kegiatan pembukaan TMMD, Selasa (11/10/2022).

 

Proses penentuan lokasi TMMD didasari atas pertimbangan daerah yang paling tertinggal. Berdasarkan pertimbangan secara komprehensif, Desa Bujur Barat, Batumarmar, Pamekasan, menjadi lokasi yang terpilih untuk TMMD tahun 2022, Pada 2021 lalu, kegiatan yang sama diadakan di Desa Rekkerrek, Palengaan, Pamekasan.

Baca Juga :  Disdikbud Sumenep Uji Pengetahuan Agama dan Umum Siswa SD melalui ISCo

 

“Tiap tahun kami anggarkan (TMMD), prosesnya seluruh desa mengajukan kepada bupati, lalu teknisnya didalami DPMD dan Dandim 0826 Pamekasan. Yang usul banyak, tapi mana yang paling layak dan yang paling tertinggal itu yang menjadi pertimbangan,” ujar Baddrut.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Fathorrachman menyampaikan, untuk anggaran yang program TMMD ke-115 dialokasikan sebesar Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Paemkasan.

 

Rencana realisasinya untuk pembangunan jembatan sepanjang 70 meter dengan lebar 2,5 meter, pembangunan jalan makadam dan pengaspalan sepanjang 400 meter, dan program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) kepada 5 penerima.

 

“Kami targetkan November bisa tuntas, pembangunan sudah dimulai, kalau yang fisik sudah mencapai 40 persen,” ulasnya.

 

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

 

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *