TNI Salurkan BLT Migor untuk 20 Ribu PKL di Bangkalan

(KM/HELMI YAHYA) ANTRE: Para penerima BLT migor saat menunggu panggilan untuk mengambil bantuannya di aula gedung Manunggal Kodim 0829 Bangkalan, Senin (23/5/2022).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga menyalurkan bantuan langsung tunai  (BLT) untuk minyak goreng (migor). Di Bangkalan, bantuan itu  mulai disalurkan oleh Kodim 0829/Bangkalan. Penerima bantuan mengambilnya di Aula Gedung Manunggal, Komplek Makodim 0829/Bangkalan, Senin (23/5/2022).

Mereka mengambil bantuan dengan cara antre dan mendengarkan arahan yang disampaikan oleh Pasiter Kodim 0829/Bangkalan. Kemudian penerima menunjukkan KTP dan surat bukti penerima kepada petugas, lalu menunggu antrean sesuai dengan nomor urut.

Masyarakat penerima diyakini berbeda dengan penerima BLT migor yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

“Bantuan ini diberikan pada mereka yang berhak, yang sebelumnya sudah dilakukan pendataan oleh Babinsa,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0829/Bangkalan Letkol Inf Syarifuddin Liwang melalui Pasiter Kodim 0829/Bangkalan Kapten Inf Edy Kuswoyo Hadi.

Dalam penyerahan BLT migor tersebut, para penerima didampingi oleh para babinsa koramil. Sedangkan sasaran penerimanya adalah PKL (pedagang kaki lima).

Kodim 0829 Bangkalan menyerahkan BLT migor itu sejak Rabu (18/5/2022) lalu. Bantuan tersebut pertama kali diserahkan melalui TNI di tahun 2022, yakni setiap orang menerima dana sebesar Rp300 ribu.

Penerima juga sebelumnya mendapatkan bantuan untuk usahanya yang selama masa pandemi terjadi penurunan omset dan keuntungan. Sehingga BLT migor menjadi bantuan yang kedua untuk bantuan tunai pedagang kaki lima, warung dan nelayan (BTKPLWN).

“Yang berhak menerima adalah masyarakat yang telah terdata menerima BTPKLWN tahun 2022 kemarin,” tegas Kapten Inf Edy Kuswoyo Hadi.

Sedangkan untuk jumlah penerima di Bangkalan sebanyak 20.000 orang. Sama dengan bantuan sebelumnya yang disalurkan kepada BTKPLWN.

Sedangkan Kepala Kantor PT POS Indonesia Bangkalan Mudjiburrahman mengaku tidak tahu menahu tentang BLT migor yang diserahkan melalui TNI tersebut. Dia mengaku, pada April lalu telah menyelesaikan distribusi BLT migor sesuai dengan data yang diterimanya, yakni sebanyak 78 ribu lebih keluarga penerima manfaat (KPM).

“Yang di kami sudah selesai, dan itu untuk 3 bulan pertama yakbi April, Mei dan Juni,” ulas dia.

Sedangkan perihal data yang digunakan TNI, dipastikan berbeda dengan data yang dimilikinya.

“Mungkin data penerimanya berbeda, data kami kan dari Kemensos, mereka mendata sendiri, “ terang Mudjib.

Reporter : Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.