oleh

Toko Penjual Rokok Ilegal di Pamekasan Akan Disanksi

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kabupaten Pamekasan masih menduduki peringkat satu dalam peredaran rokok ilegal. Karenanya untuk menekan peredaran rokok tanpa pita cukai itu, toko-toko yang kedapatan menjual rokok ilegal, tak terkecuali toko-toko kecil yang menjual eceran, akan diberikan sanksi.

Menurut Kepala bidang (Kabid)  Perlindungan Konsumen dan Kemetrologian Disperindag Pamekasan Imam Hidajat, peredaran rokok ilegal di Pamekasan sudah sangat marak. Karenanya untuk menekan pelanggaran itu, pihaknya tidak hanya akan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, akan tetapi juga akan memberlakukan pemberian sanksi pada penjual.

“Warung-warung juga diberikan tindakan dari kantor bea cukai,” paparnya, Selasa (11/2/2020).

Imam menjelaskan, berdasarkan temuan bea cukai ada 98 merek rokok ilegal yang beredar di Pamekasan. Sedangkan untuk pabrik rokok yang legal hanya ada 49 rokok. Hal itu lanjut dia tidak seimbang dengan rokok yang sudah mematuhi peraturan yang ada.

Dirinya berharap, produsen rokok yang ada di Kabupaten Pamekasan bisa mendukung program pemerintah untuk menekan peredaran rokok ilegal , tentunya dengan memasarkan rokok sesuai dengan peraturan yang ada.

“Dengan begitu, kami yakin tidak ada lagi rokok ilegal yang beredar di Kabupaten Pamekasan,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Pamekasan Rida’i menyampaikan, sebelum memberikan sanksi, sosialisasi tentang aturan pelarangan rokok ilegal harus bisa tersampaikan dengan baik, agar supaya tidak ada bias terhadap perekonomian masyarakat.

“Kami berharap sosialisasinya maksimal agar tidak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya. (rul/pin)

 

Komentar

News Feed