oleh

Tolak Wacana Penghapusan Dana Desa, Pastikan Tahun Depan Masih Ada

Kabarmadura.id/Bangkalan-Wacana penghapusan dana desa untuk penanganan Covid-19 belum berupa kebijakan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)Bangkalan Ahmad Ahadiyan. Ia menuturkan, terkait pencabutan dana desa tersebut sampai saat ini belum ada perintah langsung dari pusat.

“Sampai saat ini tidak ada perintah terkait penghapusan dana desa,” jelasnya, Kamis (9/7/2020).

Pihaknya menuturkan, wacana penghapusan DD tersebut memang tidak mengenakkan bagi setiap desa , sehingga pihaknya konfirmasi langsung kepada Kementrian Keuangan.

“Setelah saya konfirmasi kepada kementerian keuangan terkait penghapusan dana desa tersebut dipastikan pada tahun 2021 DD masih ada, sebab penghapusan DD hanya wacana,” jelasnya,

Kepala Dinas DPMD menambahkan, keberadaan DD tersebut sangat membantu untuk pembangunan desa yang ada di Kabupaten Bangkalan.

“Dengan adanya DD tersebut tentunya sangat membantu  setiap pembangunan di desa, sebab kita melihat sebelum adanya DD jalan di pelosok desa sangat hancur,” paparnya.

Pihaknya menuturkan bahwasannya keberadaan DD selain meningkatkan pembangunan di setiap desa, terutama bidang infrastruktur.

“Kita lihat infastruktur diserap desa sejauh ini sudah mulai berkembang dan membaik jika dibandingkan dengan sebelummya,” ujarnya.

Menurutnya, wacana penghapusan dana desa tentunya akan berdampak buruk terhadap pembangunan di desa.

“Jika DD dihapus tentunya akan berdampak buruk terhadap desa ,baik dari pembangunan serta infrastruktur yang ada akan buruk,” paparnya.

Terpisah, salah satu perangkat desa Khoirul menuturkan  hal yang serupa.Menurutnya, penghapusan DD akan berdampak buruk terhadap pembangunan di desa, mengingat selama ini DD memiliki kontribusi yang besar dalam meningkatkan pembangunan di desa.

“Keberadaan DD jelas membantu untuk pembangunan serta infrastruktur di setiap desa,” jelasnya.

Pihaknya menyebutkan, jika DD dihapus, maka nasip dinsetiap desa akan di pertanyakan.

“Nanti jika DD benar-benar dihapus, maka pembangunan di setiap desa akan dipertanyakan, seperti apa ke depannya,” jelasnya. (sae/pai)

Komentar

News Feed