Total Vaksinasi di Pamekasan Baru Capai 26,89 Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) GENCAR: Suasana pelaksanaan vaksinasi di Cahaya Umat Pamekasan bekerjasama dengan BIN dan Dinkes, Sabtu (13/11/2021).

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Upaya percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Namun, capaian vaksinasi di Pamekasan hingga saat ini masih terendah di Jawa Timur. Pemkab terakhir melakukan droping vaksin pada Senin pekan lalu. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pamekasan dr. Nanang Suyanto.

Kendati begitu, dr. Nanang tidak menyebutkan jumlah vaksin yang didroping saat itu. Namun, hingga Sabtu malam kemarin, stok vaksin di Pamekasan masih tersisa sekitar 5.800 dosis. Pada Jumat kemarin, pihaknya dapat bantuan droping vaksin dari Badan Intelijen Negara (BIN) sebanyak 1.200 dosis. 600 dosis satu dan 600 dosis dua.

Atas bantuan vaksin tersebut, kemudian dilakukan vaksinasi di kantor Cahaya Umat Pamekasan bekas kantor Bank Mandiri, di Perempatan Gadin pada Sabtu 13 November lalu. Vaksinasi tersebut merupakan kolaborasi antara BIN, Dinkes Pamekasan,  dan Cahaya Umat Pamekasan.

“Hari Jumat kemarin dapat juga dari BIN untuk kegiatan Sabtu kemarin di Cahaya Umat,” ungkap dr. Nanang.

Dijelaskannya, berdasar pada data cakupan vaksinasi Jawa Timur per 13 November pukul 18.00 WIB. Cakupan vaksinasi di Pamekasan untuk golongan lanjut usia (lansia) yaitu 10,59 persen untuk dosis pertama dan 4,50 persen untuk dosis kedua. Sementara total cakupan vaksinasi di Pamekasan yaitu  26,89 persen untuk dosis pertama dan 13,08 persen untuk dosis kedua.

Sementara cakupan vaksinasi untuk tenaga kesehatan (nakes) di Pamekasan mencapai 72,43 persen. Pihaknya mengaku terus mempercepat kegiatan vaksinasi dan memperluas cakupan vaksinasi di Pamekasan. Tujuannya agar segera terbentuk kekebalan kelompok. Kekebalan kelompok akan terbentuk jika cakupan vaksinasi mencapai 70 persen.

Dia menampik adanya informasi kedatangan 2.000 warga luar Madura ke Pamekasan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi. Sejauh ini, vaksinasi di Pamekasan berjalan sesuai prosedur yang berlaku. “Sepengetahuan saya tidak ada. Kalau ada tentunya sudah terlihat di lapangan. Apalagi sampai ribuan,” terangnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *