oleh

TPA Desa Bunajih Rawan Kebakaran

KABARMADURA.ID, Bangakalan – Sejak Rabu (14/10/2020) asap pekat menyelimuti tempat pembuangan akhir (TPA) sementara di Desa Bunajih, Kecamatan Labang. Kepulan asap pekat tersebut berasal dari sampah-sampah yang terbakar. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menduga terbakarnya sampah tersebut akibat dari lalainya pencari sampah atau pemulung.

Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Limbah dan Sampah DLH Bangkalan Yudhistiro mengatakan, selama ini pihaknya melarang baik dari masyarakat atau petugasnya disana untuk membakar sampah-sampah disana. Selain itu, jika terbakarnya sampah tersebut akibat faktor alam seperti panasnya sinar matahari.

“Kalau dari faktor alam sepertinya tidak, karena sampah disanakan masih terbilang cukup sedikit. Kalau saya menduganya pemulung yang mencari sampah membuang puntung rokok sembarang, apinya jadi merembet ke sampah-sampah di sekitarnya,” terangnya, Kamis (15/10/2020).

Masih menurut Kabid yang dulu bertugas di PUPR ini mengungkapkan, sejak pukul 06.00 pagi asap nampak semakin besar. Akibatnya, dia meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) milik Satpol PP Bangkalan memadamkan api.

“Kami imbau agar masyarakat atau pemulung membuat kegiatan di sekitar TPA yang bisa menimbulkan percikan api dan menjaga lingkungan di TPA. Juga petugas setelah ini harus rutin mengontrol area TPA,” pesannya.

Sementara itu, Danton Damkar Satpol PP Bangkalan Sodiq Johan Wahyudi menuturkan, pihaknya dihubungi oleh DLH pukul 10.00 pagi. Setibanya di lokasi, asap tebal mengepul di atas tumpukan sampah. Dia menerjunkan 1 regu yang berisi 6 orang petugas dengan 2 mobil damkar.

“Kalau cuma 2 tangki ini saya prediksi masih kurang, kami butuh tangki suplai air, untuk bisa memadamkan api kurang lebihnya memerlukan 5 tangki air,” tukasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed