TPA Pantura Terancam Tidak Dibangun, DLH Akui Ada Pemangkasan Anggaran

  • Whatsapp
(FOTO: FUD/FOR KM) TERANCAM: Pembangunan TPA pantura tahun 2020 terancam tidak terlaksana.

Kabarmadura.id/Sampang-Pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di wilayah utara Kabupaten Sampang, masih belum terlaksana. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang berdalih, pembangunam TPA pantura masih membutuhkan anggaran besar untuk menambah luasan lahan TPA.

Kepala Bidang (Kabid) Persampahan DLH Sampang Syarifuddin mengatakan, untuk pembangunan TPA di pantura tidak bisa dilaksanakan di tahun ini. Sebab, ketersedian lahan seluas satu hektare masih jauh dari kebutuhan.

Bacaan Lainnya

Selain keterbatasan lahan, pihaknya mengaku juga kesulitan memenuhk kebutuhan dana pembangunan akibat adanya pemangkasan anggaran untuk penanganan wabah Covid-19.

“Untuk pembangunan normal seperti TPA Gunung Maddah itu masih butuh tambahan lahan, apalagi disina lahannya hanya tersedia 1 hektar, selain itu anggaran Rp200 juta untuk penggalian ditiadakan, karena direalokasikan ke Covid-19,” ungkapnya, Selasa (5/5/2020).

Kendati demikian, pihaknya mengaku kegiatan pengelolaan sampah di pantura tidak terganggu oleh pemangkasan anggaran tersebut. Saat ini lanjut dia, petugas tempat mengangkut sampah dari pemukiman warga untuk dibuang di lokasi TPA pantura tersebut.

“Apalagi di TPA itu sudah ada pengelola untuk memilah sampah-sampah organik,” tuturnya.

Meski tahun ini pihaknya tidak bisa melakukan penambahan lahan, namun untuk tahun anggaran mendatang, pihaknya tetap akan melakukan pengajuan penambahan lahan agar luas lahan TPA pantura bisa bertambah.

“Kami sudah ajukan ke pusat, tapi harus bertahap untuk memenuhi kebutuhan 4 hektar, kemungkinan 2 atau 3 tahun lagi selesai termasuk pembangunannya,” pungkasnya. (mal/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *