oleh

Tradisi Rebutan Perabotan Dapur Saat Perayaan Maulid Nabi Muhammad

Kabarmadura.id/Pamekasan–Banyak cara yang dilakukan umat Islam dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pengurus Takmir Masjid Darul Hikmah Pamekasan.

Masjid yang beralamatkan di Dusun Sumber Papan II, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan itu, melakukan cara yang cukup unik untuk meningkatkan antusiasme masyarakat sekitar dalam memeriahkan maulid nabi.

Jika kebanyakan masyarakat di masjid atau mushollah biasanya rebutan aneka ragam buah, tetapi di masjid ini justru masyarakat rebutan perlengkapan dapur, seperti sendok makan, sendok nasi, gayung, sotel, gelas plastik, serta alat-alat dapur lain, termasuk balon berisi uang tunai yang digantung di teras masjid usai pembacaan shalawat nabi.

Jamaluddin, salah satu jamaah Masjid Darul Hikmah menyatakan, pelaksanaan perayaan maulid itu biasa dilaksanakan setiap malam tanggal 12 Robiul Awal atau setiap tanggal lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Namun, dengan konsep unik yang dilakukan oleh pengurus takmir Masjid Darul Hikmah itu, antusiasme masyarakat untuk ikut merayakan maulid dengan bersama-sama membaca sholawat di masjid semakin tinggi.

“Ini sudah menjadi tradisi di masjid ini, setiap tahun, masyarakat juga antusias” katanya, Jum’at (8/11) malam.

Diakuinya, selain meningkatkan antusiasme masyarakat untuk menggemakan sholawat di masjid, cara itu juga meningkatkan ukhuwah dan silaturahim masyarakat sekitar.

Pasalnya, masyarakat yang hadir tidak hanya kalangan laki-laki dan anak, akan tetapi jamaah perempuan juga tampak antusias memadati teras masjid setempat.

“Tidak hanya laki-laki, tapi ibu-ibu dan anak-juga hadir ke sini dan ikut rebutan barang-barang yang digantung,” tambahnya.

Ketua Yayasan Darul Hikmah Sejahtera Dr. Atiqullah mengungkapkan, dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Pengurus Masjid Darul Hikmah bertujuan semangat masyarakat sekitar dalam merayakan maulid nabi bisa ditingkatkan.

Dirinya berharap, semoga para jamaah yang  hadir tidak saja datang untuk memperoleh hadiah, akan tetapi lebih dari itu, pihaknya berharap, para jamaah yang hadir bisa mendapat syafaat dari Rasulullah SAW, serta memperoleh keridhaan dari Allah SWT.

Terlebih ungkapnya, dalam kegiatan tersebut para jamaah diajak untuk melantunkan shalawat kepada Rasulullah, dengan harapan setiap bait sholawat yang dilantunkan menjadi penyejuk kehidupan berbangsa dan beragama.

“Semoga mereka yang hadir tidak saja datang untuk memperoleh hadiah, harapannya adalah keridhaan dan kerinduan kepada Rasulullah SAW.” harapnya. (pin)

Komentar

News Feed