oleh

Trayek Penyeberangan Taddan Minim Penumpang

KABARMADURA.ID, Sampang – Kendati pelayanan penyebrangan jalur laut dari Probolinggo ke Pelabuhan Taddan Sampang, sudah lama dioperasikan, namun sampai saat ini masih minim penumpang, Minggu (4/10/2020).

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Branta Edi Kuswanto membenarkan sepinya penumpang. Dia mengatakan jika masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan transportasi cepat dan murah tersebut.

“Lewat jalur ini ombaknya tidak besar karena bukan laut lepas. Lebih cepat tiga jam lebih dibanding jalur darat. Selain itu harganya sangat murah sekitar Rp 5.900,” kata Edi Kuswanto.

Laki – laki yang sukses mengoperasikan tiga pelabuhan ini mengaku jika perlu ada tambahan fasilitas. Menurutnya, sepinya penumpang akibat fasilitas yang belum lengkap. Seperti ruang tunggu penumpang dan dermaga pelengsengan.

Edi Kuswanto menyampaikan jika dermaga pelengsengan sangat butuh. Sebab, dengan adanya fasilitas itu semua jenis kendaraan bisa turun di Pelabuhan Taddan. Selama ini diakui, jika mobil berbagai jenis belum bisa turun di pelabuhan Taddan.

“Itu yang menjadi salah satu pertimbangan penumpang. Padahal pelabuhan ini sangat strategis. Jika semua sudah lengkap, saya yakin pelabuhan ini lebih berkembang dan menjadi pilihan penumpang,” katanya.

Selama ini, lanjut dia, kuantitas kapal yang bongkar di pelabuhan semakin bertambah. Setiap bulan rata – rata 30 sampai 40 kapal yang melakukan bongkar muat. Hal itu diyakini karena akses pelabuhan sangat strategis. Sehingga, pihaknya berencana segera melakukan pembangunan lanjutan.

“Kami sudah susun pengajuan dan semoga tahun depan bisa dilaksanakan. Sehingga tahun berikutnya sudah bisa beroperasi,” ucapnya. (KM54/mam)

Komentar

News Feed