Tunggakan Beakesmaskin Dinkes Bangkalan Tembus Rp9 M

  • Whatsapp
KM/FAIN NADOFATUL M. Sudiyo-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Program biaya kesehatan masyarakat miskin (Biakesmaskin) di Bangkalan cukup fantastis. Tahun ini, dana tersebut mencapai Rp3,9 miliar. Sedangkan serapannya terhitung dari Januari hingga September 2021 mencapai Rp2,6 miliar. Menjelang tutup tahun anggaran Beaskesmaskin masih tersisa Rp1,3 miliar.

Meski demikian, di tahun 2020 kemarin hingga saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) memiliki tunggakan pembayaran Rp9 miliar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu. Rinciannya, sebesar Rp5,3 miliar di tahun 2020 dan Rp3,7 miliar tahun 2021 ini. Hal ini diungkapkan Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo, Rabu (22/9/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, tunggakan tersebut terjadi akibat di tahun 2020 anggaran Beakesmaskin minim. Sebab, terkena refocusing penanganan Covid-19. Sehingga, tunggakan Beakesmaskin tidak bisa terbayarkan. “Nanti kami carikan, akan kami upayakan bisa membayar tunggakan itu atau minimal tahun ini,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk membayar tunggakan akan mengambil sisa dana pada perubahan anggaran keuangan (PAK) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 . Namun, apabila tidak memungkinkan tunggakan akan dibayar tahun 2022 mendatang. Sebab tahun ini, anggaran Beakesmaskin dikurangi.

“Kami putar-putar dulu anggarannya, karena anggaran Biakesmaskin tahun ini tersisa Rp1,3 miliar. Dan itu untuk klaim pembiayaan yang urgent bagi masyarakat yang belum tercover bantuan sama sekali,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan dr. Nunuk Kristiani membenarkan, adanya tunggakan pembayaran Beakesmaskin dari Dinkes.  Bahkan, tunggakan tersebut dipastikan bertambah pada tahun ini. “Anggaran tahun ini kami dipangkas sekitar Rp14,5 persen dari dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp13 miliar. Kalau tunggakan belum terbayarkan, khawatir mempengaruhi pelayanan,” responnya.

Untuk itu dia berharap, agar Dinkes bisa membereskan tunggakan yang belum terbayarkan. Sehingga, pelayanan rumah sakit tidak terkendala dengan adanya anggaran yang cukup minim. Sebab untuk mengoptimalkan pelayanan dibutuhkan pengadaan. Yakni, harus membeli obat-obatan bagi pasien. “Kami sudah ajukan ke daerah, tetapi belum cair,” responnya.

Tunggakan Beakesmaskin Dinkes ke RSUD

  • 2020
    • Rp5,3 miliar
  • 2021
    • Rp3,7 miliar
  • Total hutang Dinkes ke RSUD Syamrabu Rp9 miliar

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *