oleh

Tunggu SK Bupati untuk Limit Harga Lelang Kendaraan

KABARMADURA.ID, Sumenep – Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kabupaten Sumenep, sudah menyetujui 14 kendaraan yang diajukan untuk dilelang. Rinciannya, 10 kendaraan roda dua, dan 4 unit kendaraan roda empat.

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Rudi Yulianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset, BPPKAD Sumenep Imam Hidayat mengatakan jika 14 kendaraan terlelang, maka tahun 2020 terdapat 33 unit kendaraan bisa terlelang.

“Saat ini tinggal menunggu surat keputusan (SK) bupati mengenai penetapan limit harga. Masih banyak pengajuan dari OPD. Tetapi, semuanya butuh proses,” katanya, Rabu (21/10/2020)

Menurutnya mekanisme pengajuan lelang, dilakukan pengajuan penghapusan dari OPD,  kemudian harus mendapatkan disposisi dari bupati. Setelah itu mengikuti proses BPPKAD dan diajukan ke KPKNL. Setelah turun laporan penilaian dari KPKNL bisa  dilakukan pelelangan. “Semuanya butuh waktu dan butuh proses,” ujar dia.

Ditegaskan, pada tahun 2018 hingga 2019 pemkab sudah melelang sebanyak 50 Unit kendaraan bermotor roda empat dan dua. Mengenai harga lelang, jika berkaca pada tahun sebelumnya untuk kendaraan roda dua kisaran jutaan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota komisi I DPRD Sumenep Irwan Hayat mengatakan, pelelangan kendaraan harus sesuai prosedur. Bahkan jika perlu proses pelelangan, harus terus diawasi. Mengingat kerap kali adanya permainan harga serta tidak sesuai dengan harga yang ditentukan.

“Penjagaan harus ketat, semuanya harus sesuai prosedur dan hasil lelangnya wajib disetor ke Kasda,” pungakasnya. (imd/ito)

 

 

Komentar

News Feed