Tuntut Kebijakan Merumahkan Siswa Efektif

  • Whatsapp
(KM/IST FOR KM) DORONG: Komite Anak Sampang meminta kebijakan pemerintah merumahkan para peserta didik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 betul-betul efektif.

Kabarmadura.id/Sampang-Kebijakan pemerintah, khususnya Sampang, merumahkan pelajar selama 14 hari dan bisa ditambah sesuai situasi dan perkembangan persebaran virus Covid-19, menurut Pembina Komite Anak Sampang Untung Rifai, harus betul-betul efektif.

Efektif menurut Untung, hak-hak para siswa tidak terabaikan. Di sisi lain,  masyarakat juga diminta taat dan disiplin untuk tetap mengikuti seruan pemerintah.

Menurutnya, dalam penerapan kebijakan merumahkan siswa itu, banyak anak yang dilanda stres karena tugas pembelajaran dalam jaringan (daring) yang menumpuk dari guru. Sehingga para orangtua/wali harus mulai belajar bersama anak untuk psioedukasi dengan ruang gembira.

Kata pria yang akrab disapa Kak Untung itu, kebijakan belajar daring tersebut, dapat dijadikan momen bagi para orangtua untuk lebih mendekatkan diri dengan sesama anggota keluarga, sadar bersih lingkungan dan meningkatkan pendidikan spiritual anak.

“Dalam melaksanakan sistem KBM daring seyogyanya tugas- tugas yang virtual tidak membuat anak stres, ada ice breaking game. Maka kami minta kebijakan merumahkan siswa ini betul-betul efekti dan hak-hak siswa tetap terpenuhi,” ungkap Untung, Senin (23/3/2020).

Sementara untuk sekolah yang tidak bisa melaksanakan KBM daring, maka diharapkan bisa gunakan aplikasi WhatsApp group kelas, bekerja bersama dengan wali kelas, bisa beri tugas mandiri yang terjangkau bagi anak/siswa di pedesaan yang akses paket internetnya agak sulit.

Kebijakan merumahkan siswa dengan belajar daring, menurutnya sudah benar dan proporsional.

“Maka mari kita dukung agar kebijakan ini, dapat berjalan efektif, baik untuk para siswa, guru dan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

“Saat ini memasuki era exponential shock wabah. Untuk itu, mari belajar yang lebih arif bijaksana, bergotong royong dan pihaknya menghimbau semua elemen masyarakat agar tidak memposting bahan gurauan, terkait Covid-19 ini. Akan tetapi mari kita semua berfikir cerdas, perasaan terkemas, bersikap mawas, bertindak tangkas dan bertanggung jawab,” pungkas Untung. (sub/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *