oleh

Turnamen Futsal Desa Rombasan Digelar dengan Sarana Berstandar Internasional

Kabarmadura.i.d/SUMENEP-Pembukaan kompetisi futsal yang kedua di Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, sebagai bentuk apresiasi desa untuk mengalihkan hobi pemuda dan memupuk kreativitas guna berdampak positif kepada masyarakat secara luas.

Kompetisi futsal diselenggarakan di lapangan RBS Stadium yang bekerja sama dengan BUMDes Cahaya Lestari Rombasan, melibatkan 40 peserta atau tim yang terdiri dari dua kabupaten yaitu Pamekasan dan Sumenep.

Kepala Desa Rombasan Muhlis Hidayat menjelaskan, guna mendukung semangat pemuda, ditunjukkan dengan memfasilitasi lapangan futsal berstandar nasional. Hal itu diyakini menjadi salah satu cara memberikan ruang kepada kreativitas pemuda.

“Kami sangat mendukung, kami biayai semuanya. Ini sebagai edukasi nyata mengalihkan aktivitas pemuda kepada dunia olahraga, sehingga terhindar dari kebiasaan-kebiasan buruk, misalnya ikut pergaulan bebas seperti narkoba, yang membuat suram masa depan mereka,” katanya, Minggu (20/9/2020).

Selain itu, dengan adanya turnamen tersebut dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Rombasan, yang bisa berjualan selama turnamen digelar. Sebab secara otomatis para peserta datang tidak hanya dengan masa yang sedikit.

Pria yang akrab disapa Muhlis itu juga menyampaikan, ke depan tidak hanya menggelar satu turnamen di setiap tahunnya, namun akan menggelar laga lebih variatif guna menjadi wadah untuk memfasilitasi penggemar olahraga di Madura untuk lebih kaya prestasi.

“Ini kan kedua kalinya, selanjut kami akan menggelar minimal satu tahun tiga kali, ada U-15, U-19 dan laga umum. Kami pasti semangat mendukung. Apalagi dampaknya sangat positif kepada masyarakat. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh simpatisan terutama panitia turnamen ini,” imbuhnya.

Menariknya lagi, lapangan yang dikelola BUMDes tersebut sudah menghasilkan pendapatan asli desa (PADes) di setiap bulannya.

“Tidak kurang dari 5 juta setiap bulan kontribusinya ke desa,” paparnya.

Hadir juga dalam acara pembukaan futsal tersebut, seluruh jajaran Forkompinka Pragaan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Pragaan, dan perwakilan kepala desa dari Pamekasan.

Camat Pragaan juga ikut hadir dalam acara yang dibuka secara meriah dengan melibatkan kesenian khas Madura, tari lokal dan dance yang didatangkan dari Pamekasan (Cebbhing Madura).

“Kami percaya dalam prosesnya sesuai dengan protokol kesehatan, tempat cuci tangan sudah ada. Selebihnya bermain dengan baik, junjung sportivitas. Kami percaya para peserta pasti bisa,” kata Camat Pragaan Darussalam. (ara/waw)

Komentar

News Feed