oleh

Uang Ratusan Ribu di Plastik Pengemis

Kabarmadura.id/SUMENEP-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep tidak henti-hentinya selalu menertibkan para pengemis dan pelanggar ketertiban, kebersihan, dan keindahan di kawasan Kabupaten Sumenep. Terbaru, Satpol PP meringkus lima pengemis yang berada di areal terminal Arya Wiraraja Sumenep.

Para pengemis tersebut setelah diringkus, diserahterimakan ke Dinas Sosial untuk dicarikan keluarganya guna dijemput. Untuk sementara, mereka direhatkan di rumah sosial. Kebanyakan dari mereka adalah dari Desa Pragaan; empat orang dari Pragaan (tiga perempuan dan satu laki-laki) dan satu orang (perempuan) dari Desa Prenduan.

“Setelah ini berhenti, Bu, mengemis. Sudah tua, takut ditambrak motor atau mobil, lebih baik di rumah menemani cucu,” ungkap Nur Hartatik, Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat saat memberikan pengarahan kepada pengemis yang berhasil ditertibkan oleh Satpol PP, Kamis (14/3).

Kepala Seksi tersebut menjelaskan, di salah satu plastik kakek pengemis yang mengaku dari Desa Pragaan Daya itu dilihat uang ratusan ribu rupiah saat berhasil diamankan oleh petugas.

Secara rinci, ketika diminta data riil para pelanggar K3 dari 2017 sampai 2019, Hartik menjelaskan data terakhir yang 2019 masih belum direkap semua. Sedangkan yang tahun 2018, sudah selesai direkap dengan rapi. Tahun 2016 tidak diketuahi jumlah perorangannya, tetapi terdapat 20 kasus.

Berdasarkan data yang diberikan pihak Satpol PP ke Kabar Madura, jumlah pelanggar K3 di tahun 2018 adalah sebanyak 425 orang yang terdiri dari semua lini pelanggar, baik pengemis, pedagang kaki lima, pelacur, psikotik, dan lain-lain. (mad/nam)

Komentar

News Feed