oleh

UIM Galang Gerakan Kemanusiaan Cegah Penyebaran Wabah Covid-19

Kabarmadura.id/Pamekasan–Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan ikut terlibat aktif dalam gerakan sosial dalam rangka mencegah penyebaran wabah Coronavirus Disease (Covid-19). Bekerja sama dengan Pemerintah  Desa Bettet, Kecamatan Pamekasan, seluruh civitas akademika UIM membagikan ribuan masker, sembako dan hand sanitizer.

Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan Ahmad Asir mengatakan, bakti sosal yang dilakukan pihaknya yaitu dengan memberikan bantuan sembako, membagikan 1.000 masker dan hand sanitezer kepada masyarkat sekitar yang berada di lingkungan kampus UIM.

Hal itu dia lakukan agar bisa sedikit membantu masyarakat sekitar yang turut merasakan dampak ekonomi akibat wabah Covid-19. Tim tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok berisi ima orang. Bahkan, para rektor dan dekan di UIM turun langsung dalam kegiatan.

“Ini kami lakukan karena kami peduli dengan kondisi saat ini yang menimpa kita semua, sebab akibat semua ini semuanya menjadi tidak normal, pendidikan jadi terhambat, perekonomian masyarakat jadi menurun, kami ingin kita kembali normal seperti sebelumnya,” ucap ketua PC LP Maarif NU tersebut.

Tidak hanya itu, UIM beserta Pemerintah Desa Bettet terus bergerak ke berapa titik di kawasan Kota Pamekasan; Desa Bettet, Jalan Trunojoyo, Taman Arek Lancor, Jalan Amin Jakfar,  Jalan Stadion dan Jalan Jokotole dengan melakukan siaran keliling menggunakan mobil dan pengeras suara.

Hal itu dilakukan untuk mengdukasi masyarakat tentang kesadaran antisipasi penularan Covid-19 sebagaimana anjuran pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Bantuan juga diberikan kepada tukang becak dan masyarakat Pamekasan lainnya.

“Kami juga tidak ingin selesai dengan hanya berbagi materi, tapi kami melakukan edukasi kepada masyarakat dengan siaran keliling, agar setiap komponen masyarakat semakin teredukasi dan mawas diri untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan,” imbuhnya.

Diakui Ahmad, kegiatan tersebut juga dalam rangka memperingati hari lahir UIM yang ke-29 serta memperingati Hari Kartini yang bertepatan pada tanggal 21 April, dalam hal ini pihaknya juga menggandeng Forum Silaturrahiim Ibu-Ibu (FSII) Universitas Islam Madura, melakukan penyuluhan dan edukasi kewaspadaan penyebaran Covid-19.

“Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati hari lahir UIM yang ke-29 dan kebetulan bertepatan dengan Hari Kartini, jadi kami menggandeng FSII untuk memberikan penyuluhan dan edukasi baggi masyarakat,” pungkasnya. (ali/bri/waw)

Komentar

News Feed