Uji Kompetensi Cakep di Bangkalan Tembus Rp300 Juta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MEMPRIHATINKAN: Ratusan kepala sekolah (kepsek) lembaga pendidikan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bangkalan masih dijabat pelaksana tugas (Plt).

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Pimpinan ratusan sekolah di Bangkalan masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Sedikitnya, terdapat 190 sekolah tanpa pimpinan definitif. Kondisi tersebut menuai sorotan khusus dari para wakil rakyat. Sebab, akan mempengaruhi kinerja maupun peningkatan pendidikan secara umum di ratusan sekolah tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan mendesak agar Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar uji kompetensi terhadap para calon kepala sekolah (cakep). Apalagi,  sudah menyediakan anggaran sebesar Rp300 juta untuk pelaksanaan uji kompetensi para cakep. “Ini untuk biaya uji cakep, tidak hanya golongan pegawai negeri sipil (PNS) 3C saja, tapi harus punya kompetensi,” tegasnya, Selasa (24/8/2021).

Menurutnya, uji kompetensi cakep direncanakan tahun ini terlaksana. Namun, akibat pandemi Covid-19, pelaksanaannya masih belum bisa dipastikan. Meski demikian, uji kompetensi cakep harus terlaksana tahun ini. Sebab, jika dibiarkan dipimpin oleh Plt akan mempengaruhi seluruh kinerja di setiap sekolah.

“Tapi kami tetap mendorong secepatnya dilaksanakan, tentunya harus mematuhi protokol kesehatan (protkes),” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Kabupaten Bangkalan M. Zainul Qomar menyampaikan, berdasarkan data di instansinya, sebanyak 185 sekolah dasar (SD) dari 649 sekolah masih dijabat Plt. Sedangkan di sekolah menengah pertama (SMP) ada 5 sekolah dari 47 lembaga dijabat Plt.

“Sehingga akumulasi, total lembaga masih kosong diperkirakan 190 sekolah,” responnya.

Pihaknya sepakat mengenai desakan pelaksanaan uji kompetensi cakep. Sebab, kekosongan kepsek di beberapa lembaga SD dan SMP perlu dibenahi. Sehingga, mampu meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak didik. “Sekolah yang masih kosong kepseknya akan segera kami penuhi,” janjinya.

Selain untuk mengisi kekurangan tersebut, cakep nanti diharapkan menjadi salah satu ujian yang bisa menemukan kepsek berkualitas secara kompetensi dan juga siap bekerja ekstra meningkatkan bidang pendidikan. “Kami berharap dengan uji kompetensi ini, nanti akan muncul kepsek yang berkualitas,” harapnya.

Selain uji cakep, pihaknya juga akan melakukan regrouping untuk sekolah yang belum memenuhi jumlah siswanya. Sehingga, untuk pengisian kepsek juga akan melihat dari hasil sekolah yang sudah di regrouping. “Agar nanti jumlah kepsek yang berhasil lolos sesuai dengan jumlah sekolah yang sudah di regrouping,” tukasnya. (hel/ito)

Data Sekolah Dijabat Kepsek Plt

  • 649 Sekolah Dasar (SD)
    • 185 lembaga dipimpin kepsek Plt
    • 464 lembaga dipimpin kepsek definitif
  • 47 Sekolah Menengah Pertama (SMP)
    • 5 lembaga dipimpin kepsek Plt
    • 42 lembaga dipimpin kepsek definitif

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *