Ulang Tahun Pertama Istana, Batik KaDe Persembahkan Karya Inovasi “Batik Pamelingan”

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) LUAR BIASA: Owner Istana Batik KaDe Abdus Somad terus berinovasi dalam menjadi batik sebagai trend fashion kekinian.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Peringatan ulang tahun (ultah) pertama Istana Batik KaDe Madura, Rabu (22/12/2021), menjadi momentum spesial. Sebab, galeri batik yang berdiri pada 22 Desember 2020 itu, saat ini sudah mampu berdaya saing dengan kualitas yang unggul dan terpercaya.

Capaian itu, karena Istana Batik Kade Madura menarik perhatian para kaula muda  untuk menjadikan batik tren  fashion kekinian.

Malam peringatan ultah yang digelar di New Kasmaran Cafe & Resto Pamekasan itu, mengusung tema “Kearifan Lokal Menantang Global”. Dalam kesempatan itu juga dilaunching secara khusus batik Pamelingan yang merupakan hasil produksi Istana Batik KaDe.

Bacaan Lainnya

Menurut Owner Batik Kade Madura Abdus Somad, berbagai inovasi dimunculkan dari corak batik khas Pamekasan Madura. Namun  tanpa mengurasi ciri khas nilai kearifan lokal.  Tujuannya, agar diminati oleh kawula muda. Sebab, dia ingin produk Istana Batik Kade bisa diterima semua kalangan, khususnya kawula muda.

“Alhamdulillah proses pelestarian, proses pengembangan, berjalan dengan lancar, seperti melaksanakan lomba membatik sebagai salah satu rentetan dari menyambut ultah Istana Batik KaDe,” ujar Abdus Somad dalam pidatonya.

Dia sangat bersyukur atas kelancaran bisnis yang dirintis setahun terakhir. Sebab, saat ini sudah dikembangkan dua cabang toko batiknya, tepatnya di sisi timur Terminal Ronggosukowati Pamekasan dan di Surabaya.

Bahkan, di tahun 2022, dia sudah merencanakan akan membuka cabang di Kabupaten Jember. Dia berharap dukungan dari semua pihak, khususnya kawula muda bisa memakai Batik yang berasal dari Istana Batik KaDe.

“Ke depan Batik KaDe ini lebih fokus lagi kepada kaum milenial, pada ulang tahun ini, ada peragaan desain batik khusus yang desain, yang diperagakan oleh model berasal dari Surabaya,” ulasnya.

Pria dengan sapaan Kak Dus ingin usaha batiknya mampu berdaya saing dengan batik-batik lainnya di Indonesia maupun di kancah internasiona. Untuk memenuhi itu, dia kerap andil dalam berbagai ajang fashion show batik, baik regional maupun nasional. Upaya itu sekaligus sebagai bentuk promosi kepada masyarakat.

“Kami terus ikut serta pada berbagai fashion show, menggandeng teman-temen talent, supaya batik menjadi trend fashion kekinian,” ujarnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna   

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.