oleh

UNIBA Madura Gandeng LPTNU Jaring Mahasiswa Berkualitas

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Dalam rangka memaksimalkan komunikasi, Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA) melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Pengurus Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).

Rektor UNIBA Madura Rachmat Hidayat menjelaskan, LPTNU mengundang secara khusus untuk menjalin mitra. Sebagai perguruan ternama, mempunyai kewajiban untuk memenuhinya.

“Kami diundang sebagai perguruan tinggi dan melalukan MoU. Itu sudah berlangsung pada hari Sabtu kemarin, dan beberapa perguruan lain di Sumenep,” katanya, Selasa (2/3/2021).

Ada tiga poin yang disepakati untuk sama-sama diperjuangkan, di antaranya, pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian.

Hal tersebut merupakan implementasi dari sistem merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Yang di antaranya bahu membahu membangun atau menciptakan model baru dalam dunia kampus.

Rachmat menyebut, sebagai salah satu warna dalam peningkatan atau mematangkan output pendidikan, UNIBA salah satu upayanya menerapkan model masuk aktif kuliah di kampus selama 3 tahun dan 1 tahun diselesaikan dengan magang.

“Komunikasi seperti upaya memberikan kemerdekaan akan ditindaklanjuti dengan berbagai stakeholder, guna mengakomodasi mahasiswa yang mempunyai keterbatasan ekonomi tapi mempunyai semangat belajar,” imbuhnya.

Misalnya program penghafal al-Qur an minimal 10 jus dan ada rekomendasi NU, maka selain akan mendapatkan beasiswa penuh, juga menjadi prioritas meski UNIBA tetap memberikan tes yang profesional kepada setiap calon mahasiswa.

“Soal-soalnya, ayat-ayat yang akan disoalkan akan direkomendasikan oleh NU. Jangka panjang kami akan mengkaver pemuda-pemuda NU,” paparnya.

Selain itu, yang menjadi menu-menu beasiswa yaitu menargetkan satu sarjana setiap desa. Hal itu diupayakan dengan membuat MoU dengan kepala desa untuk merekomendasi masyarakatnya yang mempunyai semangat dan kemauan belajar. Termasuk berkoordinasi dengan seluruh kepala SMA sederajat agar memberikan kesempatan kepada lulusannya, minimal nilai rapor rata-rata 8 atau 10 besar. (ara/waw)

Komentar

News Feed